Sekilas Tentang Resensi dan Kritik Sastra

Azalleaislin
http://muda.kompasiana.com/

Saya ingin berbagi sedikit yang tahu tentag resensi dan kritik sastra. Ini bulan bahasa dan saat tepat membahas karya sastra. Terlebih setelah Kompasiana hangat memperbincangkan kanal fiksi. Oh ya, apa itu resensi? Resensi, mudahnya, adalah ulasan mengenai sesuatu semisal film atau buku. Resensi sangat penting di mata saya sebab menjadi bahan pertimbangan tentang mutu sebuah karya. Semisal kalau ingin menonton film di bioskop atau membeli novel di toko buku saya bisa mencari ulasannya di majalah atau koran. Kadang meski tak mampu beli saya dapat mengetahui sekilas tentang sebuah buku atau film melalui penilaiannya di majalah atau koran. Continue reading “Sekilas Tentang Resensi dan Kritik Sastra”

Kritik Sastra Akademis Dapat Sorotan

Yurnaldi
http://oase.kompas.com/

Pertemuan ratusan sastrawan dan pakar sastra Indonesia dalam acara bertajuk Temu Sastrawan Indonesia III di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang berakhir Minggu (31/10), menyorot tajam kritik sastra akademis. Karena itu, tim perumus dan kurator Temu Sastrawan Indonesia III dalam rekomendasikan menyebutkan perlunya diupayakan perkembangan kritik sastra yang memperkecil kesenjangan antara dunia akademis dengan perkembangan sastra. Continue reading “Kritik Sastra Akademis Dapat Sorotan”

Syaer Sua, Hidupkan Huma Betang Budaya

M Syaifullah, Defri Werdiono
Kompas, 8 Juli 2010

?Cita-cita saya hanya satu. Jangan sampai adat budaya Dayak ditinggalkan. Saya lihat adat budaya kita makin tenggelam, lama-kelamaan nanti tinggal menjadi legenda.?

Kata-kata itu diucapkan Syaer Sua, seniman Dayak Ngaju, saat ditemui di tempat tinggalnya di Desa Tumbang Manggu, Kecamatan Sanaman Mantikei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, pada Juni lalu. Impian melestarikan seni budaya itulah yang menggerakkan Syaer Sua membangun dua huma (rumah) betang tahun 2002-2008. Continue reading “Syaer Sua, Hidupkan Huma Betang Budaya”

Bahasa ยป