Sastra Adiluhung, Tua dan Terlupakan

Agus Wibowo
http://www.suarakarya-online.com/

Bagi masyarakat jawa, sastra merupakan karya yang tertata apik dalam bahasa yang indah (basa rinengga). Tak heran jika sastra jawa klasik tak hanya mengutamakan isi, tetapi keindahan bahasa juga menjadi perhatian sang pujangga. Karya sastra Jawa yang terlahir melalui pengolahan rasa dan laku tapa, disebut sebagai sastra adiluhung atau sastra yang memiliki tingkat apresiasi tinggi. Continue reading “Sastra Adiluhung, Tua dan Terlupakan”

Penyair Inggris Harvey Ramaikan Wimbledon Tahun Ini

Bagus Wijanarko
http://www.tempointeraktif.com/

Jika performa Roger Federer di Wimbledon bukanlah sebuah puisi, hal itu akan terjadi tahun ini. Penyelenggara turnamen akbar tenis The All England menyatakan telah menunjuk ?penyair kejuaraan? untuk menulis sebuah sajak tiap hari untuk menyimpukan pertandingan yang telah berlangsung pada hari itu dan menyemarakkan atmosfir di ajang grand slam tersebut. Continue reading “Penyair Inggris Harvey Ramaikan Wimbledon Tahun Ini”

Menengok Teater Pembebasan di Indonesia

Hasta Indriyana *
suarakarya-online.com

Teater menunjukkan satu konsep bahwa ia sesungguhnya adalah segala macam peristiwa yang terjadi di atas pentas yang mengandung cerita, dipertontonkan dan dilakonkan oleh pemain (aktor). Teater merupakan suatu kesatuan yang diciptakan oleh pemain, pengarang cerita, dan penonton (Asrul Sani). Definisi di atas mengandung pengertian adanya proses kolektif dalam sebuah pengalaman kelembagaan (organisasi), kaidah berkesenian (artistik), dan orientasi proses (idiologi), atau Organisasi-Artistik-Orientasi (OAO). Pengertian teater di atas penting dalam hubungannya dengan paparan Teater Pembebasan (TP) di Indonesia di bawah ini. Continue reading “Menengok Teater Pembebasan di Indonesia”

Gus Mus Malas Bergaul dengan Manusia

Ami Herman
http://www.suarakarya-online.com/

Adalah pengasuh Pesantren Raudlotuth Thalibin, Rembang, Jawa Tengah, KHA Mustofa Bisri (Gus Mus), yang mengaku tak suka bergaul dengan manusia.

Ada apa? “Bergaul dengan Allah itu lebih enak dan lebih nikmat karena Allah memiliki lembaga pengampunan banyak sekali, seperti shalat, zakat, dan puasa,” katanya seperti dikutip Antara, pekan lalu. Continue reading “Gus Mus Malas Bergaul dengan Manusia”

Sastra untuk Pemberdayaan Perempuan

Muhajir Arrosyid SPd
http://suaramerdeka.com/

KARYA sastra di Indonesia sampai sekarang tidak memberi tempat atau bahkan mungkin melecehkan kaum perempuan. Itu bisa terjadi, karena pengarang karya sastra masih didominasi kaum laki-laki. Dengan kelelaki-lakiannya itu, dia punya semacam cara berpikir yang masih condong kepada kaumnya. Bisa saja karena pengarang perempuan belum berani memberontak terhadap rongrongan sastrawan laki-laki. Dengan demikian, sastra juga memperkosa keperempuanan. Continue reading “Sastra untuk Pemberdayaan Perempuan”

Bahasa ยป