Suara Lain dari Tanggamus

Iswadi Pratama
http://www.lampungpost.com/

Vok Audita Perit Littera Scripta
(Suara yang didengar akan hilang, kalimat yang dituliskan akan tetap tinggal)

SAYA percaya puisi bisa lahir dari tangan siapa saja, kapan saja, di mana saja, dan dengan niat apa saja. Ia bisa ditulis oleh seorang Mc Arthur, komandan tempur pasukan AS pada PD II, di tengah kecamuk perang dan diniatkan sebagai ungkapan rasa kemanusiaannya yang tercabik dalam perang juga sebagai nasihat bagi anaknya. Continue reading “Suara Lain dari Tanggamus”

Pao An Tui *1

Dwicipta
Kompas, 2005/11/27/

Keng Hong terkulai lemah di depan jasad anaknya. Tubuh dan pikirannya sangat letih setelah melakukan perjalanan jauh selama dua hari dua malam. Dari balik kain penutup jasad, dilihatnya darah masih merembes membasahi bawah dipan. Ada tujuh tusukan yang bersarang di tubuh anaknya. Remaja tanggung itu telah meninggal sejak semalam. Istrinya, Ling-Ling, sedari semalam terus menangisi jasad anaknya yang membujur di atas dipan. Kedua anaknya yang masih hidup, A Cong dan Beng Sin, ikut-ikutan menjerit di samping ibunya. Continue reading “Pao An Tui *1”

Bahasa ยป