Asarpin
Dalam sebuah esai yang sangat biografis, Afrizal Malna pernah menulis sebuah sajak doa yang sangat otentik: ”Ya, Allah. Sepuluh tahun lebih aku hidup tanpa Engkau. Kini aku kembali padaMu bukan karena aku kalah. Bukan karena aku melarikan diri padaMu. Tak ada pikiran dari orang mana pun yang mampu mengembalikan aku padaMu setelah selama sepuluh tahun lebih ini. Continue reading “Afrizal Sang Religius”
