Febrie Hastiyanto *
http://www.lampungpost.com/
ESAI Sekala, Siger, Borobudur yang ditulis Henry Susanto berturut-turut di Lampung Post, 7 dan 14 Agustus 2011, menarik untuk didiskusikan. Dalam esainya, Henry Susanto memperkenalkan teori baru terkait banyak hal dalam arus utama (mainstream) kepenulisan sejarah yang selama ini dikenal publik. Continue reading “Mendiskusikan Sekala Brak (I)”
