suarapembaruan.com
Sekitar 20 tahun lalu Koh Young Hun ditantang Sutan Takdir Alisjahbana untuk menerjemahkan karya-karya sastra dari negeri asalnya, Korea Selatan. Tantangan itu kini berujud antologi cerpen berjudul Laut dan Kupu-Kupu. Hun yang berkolaborasi dengan Tommy Christomy mengaku menemukan persilangan dalam khazanah sastra Indonesia dan Korea Selatan. Continue reading “Menemukan Persamaan Lewat Cerpen”
