Diterjemahkan oleh: Sigit Susanto
Psikologi Dokter
Siapa menelan bakmi dan bergedel di malam hari
Akan menjemput mimpi-mimpi malam
***
Metaphisik Dokter
Tak ada sebuah roh lahir
Lalu dapat pula hidup anak sapi
Jiwa itu sebuah fantasi konyol
Orang tak bisa menemukan di perut
Dan tak ada dimanapun tuk diselami
Setiap obat berfungsi tuk kesembuhan
Dan itu terus mengalir deras
Roh berasal dari raga
***
Antropologi Dokter
Manusia bisa lama bergerak
Terbiasa dia menggosok pusar
Padahal tak ada kereta dan angin
Jalan tembusnya harus dicari
Manusia bisa mencapai pula tujuannya
Tidak akankah dia mengurangi makannya
Dan budaya dimulai dari situ
Di mana orang pertama mulai mencuci perut
***
Etika Dokter
Dalam perjalanan butuh banyak pakaian
Agar keringat tak meleleh
Hati-hati dengan nafsu
Kemurkaan di perut dan kerja usus
Biarkan mata tak mengembara ke sana
Di mana baramu menyentuh hidup
Campurlah semestinya air dan anggur
Siramkan ke dalam kopi susu
Janganlah lupa panggil kita
Inginkah kalian meraba di seberang
***
*) Diambil dari halaman depan disertasinya berjudul “Tentang Perbedaan Demokrasi dan Filsafat Epikur.”
