Ulysses lewat Zoom


Sigit Susanto

Kamis, pukul 16.30 WS (Waktu Swiss), 12 November 2020 ada reading group Ulysses lewat Zoom.
Newsletter dari Yayasan James Joyce Zürich itu aku terima di mail boxku sehari sebelumnya.
Dear reading group members,

After starting last Thursday the online edition of our Ulysses reading with many participants and a few technical problems, we will embark on the second round this afternoon!

Here is the link for the reading, 12 November at 4.30 pm:
https://zoom.us/j/98182397177…

We stopped at: “shook his head.” (7.290)

In the blog on our website you can always follow what we have read last.

See you there,
Your ZJJF Team

Tadi sore sepulang dari kerja dan duduk-duduk dengan istri di tepi danau sebentar, lalu kami pulang selain matahari tidak lagi mencorong.
Satu jam sebelum acara di Zoom dimulai saya iseng masuk, ternyata tim dari yayasan tersebut sedang mempersiapkan secara teknis.

Hallo, Sigit: sapa sekretaris yayasan.
Disusul beberapa orang lagi masuk di undangan Zoom tersebut. Diperoleh informasi, nanti pukul 16.30 dimulai.

Aku lihat tidak banyak yang ikut dalam pembacaan Ulysses lewat Zoom ini. Dan sejak Oktober tahun 2019, aku sudah tak datang ke reading lagi, karena ada urusan lain. Disusul Corona ini, praktis kegiatan reading group ditiadakan. Dan sekarang mulai beralih lewat Zoom.

Setahuku, seminggu ada 2 grup baca Ulysses yaitu di hari Kamis dan hari Selasa, dan aku biasa ikut di grup hari Selasa. Hari ini Kamis, mungkin Selasa depan giliran grupku, aku belum tahu.


Tepat pukul 16.30 Fritz Senn, guru kami nongol dan kesan pertama aku gembira, karena masih segar dan tampak seperti semula, walau usia sudah 82 tahunan.

Seperti biasa, proses pembacaan dengan mendengarkan CD dan dilanjutkan, Fritz Senn, seorang Joycean ini membaca ulang sambil menjelaskan pada diksi, idiom, dan bahasa asing yang masih belum diketahui banyak orang.

Pembacaan pada bab 7, baris terakhir : J.J O`Molloys shook his hand. Langsung ke sub judul dengan huruf kapital SAD, di halaman 103 dari edisi Penguin Modern Classics.


Ulyssesku yang aku juluki sebagai kitab bodol, (hampir semua halamannya sudah lepas) pada halaman ini sudah banyak coretan tangan. Dan aku temukan ungkapan kreatif Joyce yaitu gabungan dua bahasa, bahasa Inggris dan Prancis, dan sering disebut berulang-ulang oleh Pak Fritz Senn, yakni Thanky Vous, mirip Thank You, campuran Thank bahasa Inggris dan Vous bahasa Prancis artinya kamu.
Lalu bertemu 4 baris puisi

On swift sail flaming
From storm and south
He comes, pale vampire,
Mouth to my mouth.

Pak guru Fritz menjelaskan baris terakhir itu adegan ciuman. Sejujurnya aku kadang mengantuk. Terutama huruf-huruf bahasa Inggris pada Ulysses terasa semakin kecil daripada 13 tahun silam, ketika aku baca pertama kali.

Aku harus membagi konsentrasi mata membaca teks sambil mendengarkan bacaan Pak Fritz. Ia mengakhiri dengan bilang, pada bagian ini ada banyak tokoh datang dan pergi. Suasana pada Inggris empire mirip Romawi empire. Sampai di sini aku jadi ingat berita Sunda Empire yang sempat menjadi lelucon orang kita.

Lebih jauh Fritz menyarankan, bacalah lagi sekali dua kali nanti akan semakin jelas. Dan sampai Minggu depan.

Pukul 18.00 tepuk tangan berserakan di video oleh para peserta pertanda acara selesai. Aku hitung ada 7 halaman sudah dilalui selama 1,5 jam.

Zug, 12.11.2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *