S Prasetyo Utomo*
Kompas, 25 Maret 2007
Genre sastra kita sungguh kering dari penciptaan otobiografi yang berkadar literer. Kebanyakan otobiografi ditulis dengan kejutan politik, beranjak dari visi dan polemik kekuasaan. Beruntung kita memiliki Nh Dini yang selalu mencipta otobiografi—yang disebutnya sebagai “seri kenangan”—dengan kekuatan style, eksotisme, detail setting, dan kesadaran empati yang memancar dari dalamnya. Ini dapat kita telusuri dalam seluruh bangun seri kenangan terbarunya, La Grande Borne (PT Gramedia Pustaka Utama, 2007). Continue reading “Kenangan Dini, Pencerahan Spiritualisme”
