Masih Ada Jalan untuk Bangsa yang Gagal

Hasnan Bachtiar *

Bagaikan dalam cerita lama bencana di bumi ini/ Sekeping taman surga taman dalam pelukan, menjadi neraka dunia/ Banyak anak bangsa menjadi durhaka, menjarah segalanya/ Bumipun menghilang barokahnya.

Demikianlah petikan dari syair Bimbo tatkala menangisi pilunya negeri ini: Indonesia. Sedemikian getir penderitaan bangsa sehingga tiada daya dan upaya untuk sekedar membersihkan kembali toreh dosa-dosa yang mengotori sejarah. Continue reading “Masih Ada Jalan untuk Bangsa yang Gagal”

Harapan Hampa

Ahmad Zaini*

Di ruang tamu yang sepi, Halimah duduk sendiri sambil menyulam kebayanya yang robek. Jemarinya menari telaten hingga tepi kain yang terpisah tersambung lagi. Tatap matanya sayu memikirkan anak perempuannya yang kini mengadu nasib mengikuti tes CPNS di daerah tempat ia tinggal. Ia kaget saat ujung jarum menusuk jarinya lalu setetes darah keluar segar. Serta merta ia mengaduh kesakitan kemudian ia meraih guntingan kain untuk membalut lukanya. Continue reading “Harapan Hampa”

Buku PKI, Bahasa Inggris Boleh, Indonesia Jangan

Asvi Warman Adam *
Media Indonesia, 26 Maret 2007

PADA 21 Maret 2007 di Jakarta penerbit Equinox meluncurkan cetakan ulang dari seri buku-buku klasik tentang Indonesia yang pernah ditulis oleh orang asing dan Indonesia. Di antaranya karya Herbert Feith, The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia. Ada dua buah karangan Ben Anderson. Continue reading “Buku PKI, Bahasa Inggris Boleh, Indonesia Jangan”

Kontroversi Sejarah dan “Kurikulum Eksperimen”

Suparman*
Kompas, 26 Maret 2007

ADA apa lagi dengan kurikulum sejarah? Itulah pertanyaan yang muncul di benak kita ketika mendengar berita terkait pelarangan beredarnya buku-buku teks sejarah untuk SMP-SMA sederajat oleh Kejaksaan Agung.

Sebelum pelarangan itu dilakukan, beberapa waktu lalu kita pun sudah disuguhi pemberitaan terkait diperiksanya kepala Pusat Kurikulum Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) oleh Kejaksaan Agung. Continue reading “Kontroversi Sejarah dan “Kurikulum Eksperimen””

‘Recode’ (Kultur) Keindonesiaan

Zacky Khairul Umam*
Media Indonesia, 28 Maret 2007

“Indonesia pada abad ke-21 akan menjadi negara maju dan sejahtera. Indonesia menjadi bangsa yang mandiri, produktif, memiliki daya saing, serta mampu mengelola seluruh kekayaan alam dan sumber daya lainnya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.” Itu pernyataan Presiden Yudhoyono (22/3) menanggapi kerangka dasar Visi Indonesia 2030 yang diluncurkan resmi di Istana Negara yang dihadiri ratusan pejabat, elite, dan tokoh nasional. Continue reading “‘Recode’ (Kultur) Keindonesiaan”

Bahasa ยป