Mashuri *

(Mohammad Tabrani dan Mohammad Yamin) Continue reading “M. TABRANI: PENGGAGAS BAHASA PERSATUAN INDONESIA DARI PAMEKASAN MADURA”
Mashuri *

(Mohammad Tabrani dan Mohammad Yamin) Continue reading “M. TABRANI: PENGGAGAS BAHASA PERSATUAN INDONESIA DARI PAMEKASAN MADURA”
Anton Wahyudi *
“Cerpen adalah cerpen, dan karena itu pendek!” (Budi Darma)
Satu pernyataan awal dalam ulasan sederhana ini seyogianya harus saya mulai dengan ucapan selamat untuk buah pena Ahmad Khoirul. Selamat atas buah pena cerpen yang menjadi salah satu dari dua di antara cerpen karya siswa, yang terpilih dan menjadi karya terbaik pada kolom ‘cerpen cermin’ Kakilangit No. 179/Oktober 2011 (Horison, edisi XLVI/11/2011). Continue reading “MEMAHAMI CARA BERPIKIR PENGARANG DALAM PENCIPTAAN KARYANYA”
Masih, Belum Apa-apa!
Masih kerangka, belum berdaging dan berkulit. Belum berotot dan bersyaraf. Belum bermulut dan berlidah.
Masih kerangka, belum bernyawa dan bernyali. Belum melangkah dan mengayun, belum berpikir dan bekerja. Continue reading “Puisi-Puisi Rakai Lukman”
BAHASA PUISI
Aku adalah seorang penyair
: itu katamu
berbicara tentang slogan-slogan kebenaran
tapi masih bermain proposal untuk eksploitasi
menceritakan kisah sedih para pelacur
tetapi masih suka download bokep Continue reading “Puisi-Puisi Denny Ketip”
Djoko Saryono *
Catatan Pengantar: Saat menyiangi dan merapikan file-file yang ada di laptop, saya menemukan satu tulisan tentang pariwisata dan budaya Sasak yang saya tulis hampir tiga puluh tahun lalu ketika saya baru menikah dengan seorang gadis Sasak — dan tentu saja pariwisata Lombok belumlah maju sepesat sekarang. Tulisan itu bersifat impresif dan subjektif tentang Lombok, yang saya ketik di komputer Redaksi Koran Kampus Komunikasi IKIP Malang dalam format XT/XP (lupa). Oh ya saya pertama kali menjejakkan kaki ke Lombok awal tahun 80-an tatkala masih senang-senangnya bertualang di alam bebas. Sebab itu, tulisan ini harus dibaca dengan membayangkan Lombok 30-an tahun lalu, bahkan dalam hal tertentu 38-an tahun lalu. Continue reading “PARIWISATA, TRANSFORMASI BUDAYA, DAN PENGKAJIAN BUDAYA SASAK”