MEMAHAMI CARA BERPIKIR PENGARANG DALAM PENCIPTAAN KARYANYA

Anton Wahyudi *

“Cerpen adalah cerpen, dan karena itu pendek!” (Budi Darma)
Satu pernyataan awal dalam ulasan sederhana ini seyogianya harus saya mulai dengan ucapan selamat untuk buah pena Ahmad Khoirul. Selamat atas buah pena cerpen yang menjadi salah satu dari dua di antara cerpen karya siswa, yang terpilih dan menjadi karya terbaik pada kolom ‘cerpen cermin’ Kakilangit No. 179/Oktober 2011 (Horison, edisi XLVI/11/2011). Continue reading “MEMAHAMI CARA BERPIKIR PENGARANG DALAM PENCIPTAAN KARYANYA”

PARIWISATA, TRANSFORMASI BUDAYA, DAN PENGKAJIAN BUDAYA SASAK

Djoko Saryono *

Catatan Pengantar: Saat menyiangi dan merapikan file-file yang ada di laptop, saya menemukan satu tulisan tentang pariwisata dan budaya Sasak yang saya tulis hampir tiga puluh tahun lalu ketika saya baru menikah dengan seorang gadis Sasak — dan tentu saja pariwisata Lombok belumlah maju sepesat sekarang. Tulisan itu bersifat impresif dan subjektif tentang Lombok, yang saya ketik di komputer Redaksi Koran Kampus Komunikasi IKIP Malang dalam format XT/XP (lupa). Oh ya saya pertama kali menjejakkan kaki ke Lombok awal tahun 80-an tatkala masih senang-senangnya bertualang di alam bebas. Sebab itu, tulisan ini harus dibaca dengan membayangkan Lombok 30-an tahun lalu, bahkan dalam hal tertentu 38-an tahun lalu. Continue reading “PARIWISATA, TRANSFORMASI BUDAYA, DAN PENGKAJIAN BUDAYA SASAK”

Bahasa »