Bung Karno dan Kuli

D. Zawawi Imron *
jawapos.com

Bung Karno, presiden RI yang pertama, pandai sekali menyusun kalimat metaforik yang bisa menyegarkan kalbu. Berbicara tentang kemerdekaan saja ia susun kalimat yang ada rasa sastranya. Contohnya, ia pernah berkata bahwa kemerdekaan adalah jembatan emas menuju masyarakat adil dan makmur. Jadi, menurut Bung Karno, kemerdekaan itu bukan tujuan, tapi jembatan atau sarana untuk mencapai tujuan. Continue reading “Bung Karno dan Kuli”

Kambing

Joni Ariadinata
jawapos.com

Di pintu surga nanti, ia adalah kambing yang sial. Daging memang gemuk-gempal, bulu putih mulus, tanduk melingkar kokoh, harapan hidup dan masa depan gemilang –ya ya, memang begitu, semua ihwal tentang syarat masuknya ”surga para kambing” (seperti yang dikatakan Tuhan dalam kitab-Nya) telah tercukupi. Maka ketika roh baiknya dicabut, ia tersenyum. Di saat liang nafasnya ngorok lantaran sekarat, kamu bayangkanlah itu: ”darah ini muncrat melesat dari jantung muda dan sehat!” Continue reading “Kambing”

PARIT DORBA

Fakhrunnas MA Jabbar
jurnalnasional.com

DORBA memang bukan Kranak. Keduanya pun tak pernah bersua sepanjang hidupnya. Dorba ada di tengah lahan gundul di kawasan pebukitan pedalaman Minas. Sedang Kranak berjuang di pedalaman Amazon. Hanya saja, dua-duanya terbilang suku asli di kawasan masing-masing. Dorba tak banyak tahu soal Kranak, suku Indian yang nasibnya tersudut dalam kepungan perubahan zaman. Itu pun setelah seorang peneliti suku Sakai menceritakan kegigihan Kranak padanya. Continue reading “PARIT DORBA”

Bahasa ยป