Proses Pendangkalan dalam Pemikiran Sastra Kini

Wiratmo Soekito

Dengan pemikiran sastra bukan puisi, novel ataupun sudah tentu yang kita maksud cerpen, tetapi lebih berkenaan dengan kritik dalam berbagai bentuknya, atau dengan sendirinya tidak masuk dalam kategori seni. Sebab seni itu tidak menguraikan, melainkan menyatakan, sehingga seni itu tidak memerlukan argumen atau alasan. Seorang seniman menurut hemat kita boleh tidak logis, malahan seorang seniman dalam menyatakan seninya boleh “sinting” atau “gila”. Continue reading “Proses Pendangkalan dalam Pemikiran Sastra Kini”

Mengenang Sang Budayawan Bur Rasuanto

Slamet Samsoerizal

Akun media sosial penyair Jose Rizal Manua pada 15 Mei 2019 pukul 20:58 WIB, mengunggah status tentang wafatnya Bur Rasuanto. Tak banyak yang tahu kepergian dan sosoknya. Padahal budayawan yang lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 6 April 1937, dan wafat di Jakarta pada usia 82 tahun ini, akibat penyakit parkinson yang menggerogoti syaraf di tubuhnya –tergolong budayawan yang kiprahnya mendunia. Continue reading “Mengenang Sang Budayawan Bur Rasuanto”

Universalitas daripada “Humanisme Universal”

Bur Rasuanto

Sebuah pembahasan tentang konsep “humanisme universal” telah dibuat oleh seorang penulis Soviet Leonid Novichenko dan dimuat dalam bulanan Soviet Literature No. 8, Agustus 1963 yang lalu. Di bawah judul “Seorang Manusia, Seorang Komunis”, penulis Soviet ini menandaskan pada awal tulisannya, bahwa konsep “kemanusiaan universal” sesung­guhnya tidaklah pernah terpisah dari paham Marxisme. Continue reading “Universalitas daripada “Humanisme Universal””

Bahasa »