Peranan Balai Pustaka dalam Perkembangan Bahasa Indonesia *

Nur St. Iskandar

“Bahasa menunjukkan bangsa,” kata pepatah kita. Meskipun arti kiasannya yang sebenarnya: “Budi-bahasa yang halus alamat orang baik dan tutur-kata yang tak senonoh menunjukkan asal bukan orang bangsawan, bukan orang yang berbangsa baik,” akan tetapi dalam uraian pembuka kata ini, saya ambil maknanya yang umum, yaitu makna sepatah-patah kata itu. Jadi kita sekalian berbahasa Indonesia. Hal itu menunjukkan bahwa kita bangsa Indonesia, orang Indonesia sejati, walaupun asal-usul kita menurut daerah kelahiran kita masing-masing boleh dikatakan berlain-lain, berbeda-beda jua. Dan bahasa daerah itu pun berlain-lain dan berbeda-beda pula. Continue reading “Peranan Balai Pustaka dalam Perkembangan Bahasa Indonesia *”

BUKIT SANGGO INAI

Indra Intisa

Selama ratusan tahun, aku kalian percaya sebagai bukit keramat tanpa pernah bisa kubantah. Selama itulah, aku sering dipuja-puji, diberikan sesajen bagi yang minta-minta, dikirimi doa-harap supaya kaya dan sembuh dari penyakit, dan dihormati layaknya Tuhan. Kalian sering menyebutku sebagai bukit keramat pelindung kampung. Katanya, jika ada orang-orang daerah lain yang berbuat jahat di kampung ini, maka aku akan segera melindungi kampung. Mengusir orang-orang yang berniat buruk. Bahkan kalian percaya jika aku memiliki hunian para dewa-dewi, makhluk halus, Datuk (sebutan untuk harimau siluman; para hunian), dan sebagainya yang setiap saat bisa melindungi kampung. Continue reading “BUKIT SANGGO INAI”

Bahasa »