KOTA KECEMASAN

Taufiq Wr. Hidayat *

Ada puisi yang mengusung diksi atau metafora kesepian, keperihan, dan patah hati. Ada kenangan, wajah-wajah datang, meleleh di permukaan air sungai usia, menghanyutkan sehelai hati manusia ke lautan.

Keperkasaan waktu pada dinihari ditundukkan perempuan-perempuan baya yang membawa sayur-mayur dari tempat-tempat jauh. Mereka datang bagai mengepung kota yang sedang lelap, lengah dalam senyap, bersama beban-beban, bersama kereta, hingga senja. Hingga segala lelah cuma lelucon belaka. Continue reading “KOTA KECEMASAN”

Inspirasi Menulis Dua Petani Pengarang

Much. Khoiri *

SIAPA bilang petani tidak bisa menulis? Siapa bilang petani hanya masyarakat pinggiran yang telah lama dipinggirkan dan yang kehilangan suara ekspresinya? Tak sedikit orang yang mematahkan stigma semacam itu—bahkan menguatkan temuan bahwa menulis itu bukan urusan profesi (alias lintas batas profesi). Berikut ini saya hadirkan dua dari para petani pengarang di negeri ini, yakni Agus R. Subagyo dan Salman S Yoga. Continue reading “Inspirasi Menulis Dua Petani Pengarang”

GEGER I

Bismillah
Perform of Poem

Naskah Teater karya : Rakai Lukman *

PEMAIN
1. SATU PRIBADI
2. ENAM PEMBISIK

SINOPSIS

Dunia berputar bagai sukma diri, sedih-bahagia, cemas-damai, semua pada rotasinya. Lingkar takdir berpusar dalam diri, menerka-nerka ke mana alur cakrawala, kadang sesat di jalan buntu. Acapkali bermula dari tangan jahil sukma sendiri, demi menggapai hidup berlebih. Dan kini diri bergolak, menari-nari tanpa batas, terhempas badai, sesak dada tertusuk asap serakah, bisik-bisik tak henti memaksa diri mencabik semesta dan sanubari. Continue reading “GEGER I”

Prosa-Prosa Pendek Ahmad Syauqi Sumbawi

TANDA HIDUP

Laki-laki itu beranjak dari kursi, berjalan meninggalkan layar komputer yang menumpulkan sorot matanya. Muram, di bawah bohlam. Di sebuah jendela, dia kemudian berhenti dengan menumpukan kedua sikunya. Menatap malam larut dan lengang, di mana rembulan tanggal sembilan menusuk-nusukkan garis-garis cahayanya pada daun-daun pohonan yang bergoyang perlahan. Di sana, udara mengendap dan menjadi dingin. Continue reading “Prosa-Prosa Pendek Ahmad Syauqi Sumbawi”

Bahasa »