GEGER I

Bismillah
Perform of Poem

Naskah Teater karya : Rakai Lukman *

PEMAIN
1. SATU PRIBADI
2. ENAM PEMBISIK

SINOPSIS

Dunia berputar bagai sukma diri, sedih-bahagia, cemas-damai, semua pada rotasinya. Lingkar takdir berpusar dalam diri, menerka-nerka ke mana alur cakrawala, kadang sesat di jalan buntu. Acapkali bermula dari tangan jahil sukma sendiri, demi menggapai hidup berlebih. Dan kini diri bergolak, menari-nari tanpa batas, terhempas badai, sesak dada tertusuk asap serakah, bisik-bisik tak henti memaksa diri mencabik semesta dan sanubari.

BABAK I

SUASANA GELAP, NYANYIAN BINATANG MALAM, SUARA AIR MENGALIR DAN DESIR ANGIN, LALU TERDENGAR SUARA GAIB

bandul waktu mengawal takdirmu
Tik tok jam berputar
Tik tok jam berpusar
Tik tok jam tawa
Tik tok jam tangis
Tik tok jam damai
Tik tok jam gelisah

Bandul waktu mengawal takdirmu
Tik tok jam bergetar
Tik tok jam gemetar
Tik tok jam kelekar
Tik tok jam terkapar
Dimana kini ?

SUASANA HENING, BIAS LAMPU MENYALA DARI BAWAH PRIBADI.
IA DI ATAS LEVEL DALAM KEADAAN BERDIRI DAN DIAM, PUN RAMBUTNYA BERDIRI, KAKI KANGKANG, TATAPAN KE DEPAN, JARI-JARI TANGANNYA MEMBENTANG.
LAMPU MENYALA TERANG, SUASANA RIANG

LALU DATANG ENAM PEMBISIK DATANG BERLONCATAN LIAR, MENGGEDOR PINTU BATIN PRIBADI, DENGAN TAWA CEKIKIKAN, MENGELILING PRIBADI, DAN SATU PERSATU MENIUPKAN SESUATU PADA PRIBADI ( KECEWA, BENCI, SUSAH, GELISAH, MURKA, AMBISI). KEMUDIAN MENARI-NARI GIRANG DAN PELAHAN KELUAR PANGGUNG.

LALU PRIBADI MULAI MENGGERAKAN TANGAN PERLAHAN (SEOLAH PATAH-PATAH), DAN MENGALIR KE SELURUH TUBUH DAN DARAH. GERAK LENTUR, KEMUDIAN BERGERAK PELAN MENUJU SELURUH PENJURU PANGGUNG, LALU MENAIK SAMPAI MEMUNCAK DAN GEMETAR. KEMUDIAN MENDADAK TERHENTI DENGAN BERDIRI DI SEBELAH KANAN PANGGUNG

SUASANA MENEGANG, MUSIK MENGGELORA, PETIR MENYAMBAR-NYAMBAR, GENDERANG BERTALU-TALU. DAN LAMPU PADAM.

BABAK II

LAMPU MENYALA MENGARAH PADA PRIBADI. SUASANA HENING
PRIBADI BERDIRI MENGANGKANG, TERDIAM SENYAP, LALU PARA PEMBISIK BERBONDONG-BONDONG DENGAN GEMERINCINGAN, GIRANG AKAN KEMENANGAN, MEREKA DATANG DARI KAWANAN PENONTON. KEMUDIAN MENDEKAT DAN MENAIKI SI PRIBADI. LALU MEMISAH SATU PERSATU

PEMBISIK SATU : Telah kutanam iklan pada hari-harimu
PEMBISIK DUA : Telah kutuang limbah pada hari-harimu
PEMBISIK TIGA : Telah kubina perusak pada hari-harimu
PEMBISIK EMPAT : Telah kusebar asusila pada hari-harimu
PEMBISIK LIMA : Telah kulegamkan darah pada hari-harimu
PEMBISIK ENAM : Telah kuremang cahaya pada hari-harimu

KEMUDIAN PARA PEMBISIK BERLONCATAN MERAYAKAN PESTA KEMENANGAN. DAN PRIBADI SEMAKIN GELISAH, MENARI KAKU DAN GEMETARAN. LALU PARA PEMBISIK MERINGKUK DAN MENGUMPAL MENJADI PROPERTI.

SUASANA KEMBALI MENEGANG SAMPAI TITIK KULMINASI, HALILINTAR MENYAMBAR-YAMBAR, GENDERANG BERTALU-TALU, KEMUDIAN TERHENTI DAN LAMPU PADAM.

BABAK III

HENING SEJENAK, LALU TERDENGAR NYANYIAN BUNGA DAN BURUNG-BURUNG BERKICAU

PRIBADI MERENUNG, MEMBACA KEMBALI NOKTAH HIDUP, JALAN YANG DILALUI MEMBUATNYA SESAT DAN SESAK. PRIBADI DUDUK SAMBIL MELETAKAN KEDUA TANGANNYA PADA WAJAH. LALU BERGERAK DALAM TARIAN KESEDIHAN, BERPUTAR-PUTAR DAN MEMBAUR DALAM KESUNYIAN. KEMBALI PADA HARMONI CAKRAWALA. DAN MEMANJAT DOA DARI BALIK TABIR,

Dalam kudrotMu aku mengalir
Semesta menetap di raga
Duhai maha dari segala maha kata
Dekap aku dengan jubahMu

Suara gaib :
“wakul ja’al hakko wazahakol batil, innal batilla kana zahuko”

NADA-NADA KEDAMAIAN MENGALUN, SALJU TURUN DARI ATAP, PUN BUNGA BERTABURAN DAN AIR MENETES DI UBUN SI PRIBADI. DISUSUL BIAS LAMPU DARI ATAS.

SELESAI
Al-Hamdulillah 26-01-2010

*) Rakai Lukman, lelaki kelahiran Desa Sekapuk Ujung Pangkah Gresik, RT. 04 RW.03. Nama Aslinya: Luqmanul Hakim. Semasa kecilnya menikmati bangku sekolah di TK dan MI Bahrul Ulum Sekapuk. Remajanya di sekolah Mts. Dan MAK Assa’adah Bungah Gresik, sempat dalam asuhan PonPes Qomaruddin Sampurnan Bungah selama kurang lebih enam tahun. Di bangku Aliyah mulai berkenalan dengan teater dan puisi. Sejak saat itu ia tergabung dalam kelompok teater pelajar, Teater Havara MA Assa’adah Bungah. Juga diberi kesempatan sebagai Ketua EXIST (Extra Ordinary of Islamic Student).

Selanjutnya pada jenjang perguruan tinggi negeri, ia singgah di IAIN Sunan Kalijaga, berkenalan dengan Teater ESKA IAIN SUKA. Selama setahun ngangsuh kaweruh di situ. Selanjutnya dengan beberapa teman mendirikan Sanggar Jepit di Yogyakarta. Lalu nimbrung di Roemah Poetika, ikut ngaji puisi. Juga diberi kesempatan jadi Ketua IMAGE (Ikatan Mahasiswa Gresik di Yogyakarta).

Tahun 2010, pulang ke kampung Halaman, kembali bersinggungan dengan dunia teater dan pernik-pernik kesenian. Ikut ngopi dan nongkrong di KOTASEGER (Komunitas Teater Sekolah Sekab. Gresik). Pun diberi kesempatan bertegur sapa dengan DKG (Dewan Kesenian Gresik), sebagai ketua Biro Sastra 2016-2021. Ia sempat sebagai Pembina Ekstra Teater di SMKN 1 Sidayu, Teater Cakrawala SMK Ihyaul Ulum Dukun. Juga menjadi Guru tiban SBK di SMK Ihyaul Ulum Dukun Gresik.

Dari tahun 2000 sampai sekarang, beberapa karyanya ikut nampang di alam kesusastraan, di antaranya: 1). Antologi bersama dalam “Kitab Puisi I Sanggar Jepit” tahun 2007, “Burung Gagak dan Kupu-kupu” tahun 2012, dan “Lebih Baik Putih Tulang Dari pada Putih Mata” Seratus Penyair Nusantara, Festival Puisi Bangkalan II, tahun 2017. 2). Beberapa essai dalam “Seratus Buku Sastra Indonesia Yang Patut Dibaca Sebelum Dikuburkan” Iboekoe tahun 2007. 3). Cerpen “Gadis Kebaya Ungu” menjadi cerpen pilihan terbaik, pada Lomba Ukiran Karya Hati (LUKH) tahun 2010. 4). Puisi dan cerpennya dipublikasikan di Arena, Advokasia, Balipost, Majalah Sabili, buletin sastra Pawon Solo, Buletin Gerawasi. 5.) Naskah Teater (Para Pejalan lelah, Fatrah, Merah Putih Tak Bertuah, Laskar Bersarung, Ratapan lelaki Senja, Tuffah dan Delima Separuh). 6). Puisi “Santri Bengawan”, menjadi puisi terbaik pada lomba SMP (santri menulis puisi) tahun 2017.

Dari tahun 2000 sampai 2017, diberi kesempatan ikut dalam beberapa proses pertunjukan, di antaranya: 1). Pementasan “Petang di Taman” Karya Iwan Simatupang (T. Havara) di AULA SMAN I Gresik, tahun 2001. 2). Pementasan Teaterikalisasi Puisi “Isyarat Jibril” (T. ESKA) di AULA UIN Sunan Kalijaga, tahun 2003. 3). Pementasan “Yang Paling Tidak Sopan” (Sanggar Jepit) dipentaskan di 4 kota (Yogyakarta, Kudus, Pemalang dan Surabaya) tahun 2004. 4). Sutradara “Para Pejalan Lelah” (S. Jepit) tahun 2007 di Café PUB Yogyakarta. 5). Pementaskan Naskah “Tiang Debu” (Gresik Teater) di Gedung Cak Durasim pada acara KTI tahun 2010. 6). Penulis Naskah dan Sutradara “Merah Putih Tak Bertuah” (T. Paser) dipentaskan di Lap. STAI Qomaruddin tahun 2011. 7). Pementasan Performance Art “Air Mata Tanah” (Gresik Teater) pada teater ruang publik Festival Seni Surabaya 2010 di Monkasel Surabaya. 8). Penulis Naskah dan Sutradara “Ratapan Lelaki Senja” dipentaskan di AULA IAIN Sunan Ampel Surabaya tahun 2012. 9). Pembaca Puisi pada “Penyair Muda Baca Puisi” di Taman Budaya Yogyakarta tahun 2006. 10). Penulis Naskah dan Sutradara Drama kolosal “Laskar Bersarung”, produksi bersama MA Ihyaul Ulum dan KORAMIL Dukun tahun 2015, dipentaskan di lapangan Sambo Dukun Gresik. 11). Mementaskan monolog puisi “Mega Bukit” pada acara Sadu II Teater Akeq IAI Qomaruddin Bungah Gresik dan Terminal Budaya Lintas Jatim XI Teater Ndrinding SMAHITS Lowayu Dukun Gresik, tahun 2017.

Dalam beberapa tahun terakhir diberi amanat untuk menjadi pemateri Diklat di beberapa sekolah di kabupaten Gresik, diantaranya: T. Cepak (SMAN I Gresik), T. Pendopo (MAN Bungah), T. Havara (MA Assa’adah), T. Lampu (SMAN I Sidayu), T. SAQ (SMA Assa’adah), T. Sakalentang (SMA Al-Karimi Tebuwung) T. Pager MA Ihyaul Ulum Canga’an. Juga menjadi Juri di berbagai perlombaan, diantaranya: Pantomim TK tingkat kecamatan (Bungah dan Panceng), lomba teater di SMK NU Trate se Kab Gresik, Lomba Baca Puisi dan teater di MAN Bungah, Juri puisi Aksioma di desa Wotan sekecamatan Panceng. Kini bercita-cita membentuk komunitas dengan nama JANPOET (Jam’iyah Art ‘N Poetika), sekaligus pengen punya Langgar Baca. Semoga tercapai. Amin. No Kontak: 08563229239 E-mail : ulyadzirwa@gmail.com/sastradkg2017@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *