Nevatuhella
Analisadaily 2 Agu 2014
Di usia 69 tahun, Damiri Mahmud masih cukup aktif menulis. Minggu, 4 Mei 2014 yang lalu, catatan budayanya muncul di Harian Analisa Medan. Sore harinya pada hari yang sama, dia memberi ceramah sastra di stasiun RRI Medan bersama sastrawan Medan, Sulaiman Sambas (sastrawan asal kota Tanjungbalai, Asahan, teman kecil Martin Alaida), Mihar Harahap (mantan dekan FKIP-UISU Medan), dan penyair Wirja Taufan. Continue reading “Damiri Mahmud Tak Pernah Kehabisan Kata”
