Dunia Sastra dan Keriuhan yang Menyenangkan

A.S. Laksana
jawapos.com

LIMA minggu belakangan saya berkutat dengan kritik sastra, dan masih akan membicarakannya sampai minggu kedelapan bersama Martin Suryajaya, di kelas yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jakarta (DKJ). Ini kali pertama DKJ menyelenggarakan kelas kritik sastra; para pengurus Komite Sastra DKJ menganggap kritik sastra adalah urusan yang penting dan kelas semacam ini perlu diadakan. Continue reading “Dunia Sastra dan Keriuhan yang Menyenangkan”

Sastra Indonesia: “Krisis”

Alunk Estohank *
riaupos.co

Apa yang dikhawatirkan A.S Dharta dalam pidatonya pada simposium Fakultas Sastra, Jakarta, Januari 1956 tentang krisis yang melanda bangsa ini memang benar-benar terjadi pada saat ini. A.S Dharta mengatakan bahwa bangsa ini tengah mengalami krisis, baik itu krisis kepeminpinan, krisis ekonomi, krisis kemanusiaan, krisis ini, itu dan sebagainya. Bahkan juga tentang kesusastraan ada yang mengatakan tengah mengalami krisis. Continue reading “Sastra Indonesia: “Krisis””

Apa yang Kau Cari, Sastrawan?

Fakhrunnas MA Jabbar
riaupos.co

SUDAH tak terhitung berapa banyak acara pertemuan sastra di negeri ini. Hampir setiap bulan, ada saja kegiatan semacam itu digelar dan diprakarsai oleh institusi atau komunitas baik dari kalangan pemerintah maupun swasta –terutama kelompok sastra- di berbagai belahan kota dan kampung di Indonesia. Nama acara dan ruang lingkup peserta boleh saja berbeda-beda. Tapi banyak pula di antara acara tersebut bermiripan terkait tema, motif dan batasan sastrawan yang boleh ikut. Continue reading “Apa yang Kau Cari, Sastrawan?”

Taman Budaya Gerson Poyk

Yohanes Sehandi *
Pos Kupang (Kupang), 8 Mar 2017

Salah satu bentuk penghargaan dan rasa hormat Pemprov NTT terhadap sastrawan dan jurnalis senior Indonesia kelahiran NTT, Gerson Poyk, adalah dengan mengubah nama Taman Budaya NTT yang sudah ada, menjadi Taman Budaya Gerson Poyk. Pemberian nama itu, kata Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, agar nama almarhum dikenang generasi ke generasi NTT bahwa Gerson Poyk adalah tokoh sastra Indonesia (Pos Kupang, 26/2/2017). Continue reading “Taman Budaya Gerson Poyk”

Penerjemah

Anton Kurnia *
Majalah Tempo, 17 Nov 2014

Dalam penutup tulisannya, “Terjemahan” (Tempo, 11-17 Agustus 2014), Goenawan Mohamad mengutip Sapardi Djoko Damono: “Tak ada penerjemahan yang salah; yang ada adalah karya (yang disebut ’terjemahan’) yang berhasil atau yang gagal menyentuh kita.” Continue reading “Penerjemah”

Bahasa »