Dilema Aktivisme Mahasiswa

Nabhan Aiqani *
harianhaluan.com

Mengiringi perjalanan kehidupan kampus membawa kita pada titik dimana semuanya serba hambar. Tentu pernyataan ini beralasan, tidak serta-merta muncul dan membumi, walaupun dalam alam pikir penulis saja. Tapi penulis yakin semuanya juga merasakan hal yang sama bila benar-benar menikmati kehambaran ini. Hambar dalam setiap aspek dan segi, tak terasa lagi militansinya. Katanya ada proses berde­mokrasi, sekali lagi demo­krasinya tak berasa, hambar dan basa. Tunggu dulu, seka­rang pun transformasi rasa juga tengah menyeruak dari hambar menuju pahit. Tohh, pahit kan juga bisa jadi ham­bar bukan. Continue reading “Dilema Aktivisme Mahasiswa”

Melacak Perempuan Penulis Cirebon

Edeng Syamsul Ma’arif *
cirebontrust.com

MERENTANG waktu—paling tidak—selama dua puluh tahun terakhir untuk melakukan pembacaan terhadap kiprah para perempuan penulis Cirebon, ternyata tidak sesederhana mengayak beras menggunakan tampah. Begitu pula ketika harus memilahnya menjadi kategori-kategori spesifik sesuai kecenderungan yang dipilih setiap penulis. Di samping konsistensi kepenulisan yang tidak cukup terjaga, arsip-arsip karya mereka di media massa pun seperti tak beraturan. Continue reading “Melacak Perempuan Penulis Cirebon”

Lilin literasi

Sutejo
Jawa Pos Radar Ponorogo, 7/9/2017

Falsafah lilin adalah filosofi tentang pengorbanan untuk orang lain. Pengorbanan indah untuk mencerahkan kehidupan. Lilin ikhlas terbakar untuk menerbitkan cahaya kepada manusia. Lilin tak berkeluh melakukannya. Meski meleleh, lumat diri, keyakinan pengorbanannya pasti berarti. Dengan catatan, tanpa angin yang berarti, atau yang mematikannya. Continue reading “Lilin literasi”

Dan Fenomena Presiden Penyair Daerah sebagai Dagelan Populer?

Nurel Javissyarqi

Tentu kita tahu sebutan presiden penyair Indonesia tersemat dari-padanya Sutardji Calzoum Bachri. Kredonya yang fenomenal itu meluas mempengaruhi banyak penyair serta kritikus (… dengan kredonya yang terkenal itu, Sutardji memberikan suatu aksentuasi baru kepada daya cipta atau kreativitas, Ignas Kleden endosemen di buku Isyarat, lalu lihat buku Raja Mantra Presiden Penyair, 2007). Sehingga di puncak ketenarannya, SCB tidak segan-segan menyelewengkan ayat-ayat suci; Qs. Asy-Syu’ara, 224-227 (baca buku saya MTJK SCB, 2011). Continue reading “Dan Fenomena Presiden Penyair Daerah sebagai Dagelan Populer?”

Bahasa Indonesia dan Puisi

Berthold Damshauser *
Majalah Tempo, 18 Nov 2012.

Sudah saatnya saya melapor lagi tentang sebuah diskusi pada jam mata kuliah bahasa Indonesia di Universitas Bonn. Bayangkan! Di antara mahasiswa saya ada yang tertarik pada puisi Indonesia! Bahkan ada yang mencoba menerjemahkannya ke bahasa Jerman. Namun upaya itu mengakibatkan mereka frustrasi. Continue reading “Bahasa Indonesia dan Puisi”

Bahasa »