“Surtanah” dan Makna Tradisi Leluhur

Agus Sulton
Radar Mojokerto, 24 Jan 2016

Tradisi leluhur Jawa mempunyai beraneka bentuk dan macam. Struktur kehidupan di masyarakat Jawa adalah sebuh kegiatan prosesi jalinan yang tidak bisa dilepaskan dengan ritual. Kegiatan upacara dilaksanan mulai manusia sebelum dilahirkan sampai manusia sudah berada di alam kubur, semua ada tahap selamatan dan punya harapan sama, yakni agar selalu baik, selamat, dan tetap dalam lindungan Gusti. Continue reading ““Surtanah” dan Makna Tradisi Leluhur”

Mohammad Hatta: yang Berumah di tepi Air

Ignas Kleden *
edisikhusustempo, 12 Agu 2002

GENERASI pendiri republik ini, yaitu para bapak bangsa, dikenal sebagai orang yang sangat terdidik dan terpelajar. Mereka bisa disejajarkan dengan kaum terpelajar di negeri lain mana pun pada masa itu, baik di negara berkembang maupun di negara maju. Tapi pembawaan tiap orang telah membuat mereka masing-masing menghayati keterpelajarannya dengan cara yang khas, yang sedikit berbeda satu dan yang lainnya. Bung Karno, misalnya, boleh dikata salah satu orang yang paling banyak dan luas bacaannya pada masa itu, yang mengikuti perkembangan politik dunia dengan penuh perhatian dan gairah. Continue reading “Mohammad Hatta: yang Berumah di tepi Air”

Mazhab Kutub: Sebuah Catatan Kecil

Ahmad Kekal Hamdani

Pada akhir 2010, setelah sebelumnya terlebih dahulu mendengar tentang terbitnya buku Antologi Puisi “Mazhab Kutub” akhirnya saya mendapatkannya (buku Antologi Puisi Mazhab Kutub; Pustaka Pujangga, 2010) dari seorang kawan baik yang saya kenal. Barangkali memang telah menjadi kelumrahan dalam tradisi saya untuk tidak bisa mengambil jarak sedemikian rupa pada perjumpaan pertama terhadap suatu teks. Tidak jarang saya justru menemukan banyak keterkejutan dan ekstase puitik setelah lama buku itu tersimpan di rak, bahkan sempat lenyap entah ke mana—mungkin dipinjam kawan baik yang lain lagi, dan dengan cara yang tidak saya ketahui akhirnya buku itu kembali nongkrong di rak buku saya. Continue reading “Mazhab Kutub: Sebuah Catatan Kecil”

Sarinah di Mata Soekarno

Aditjondro
aditjondro.blogspot.co.id

Perjalanan hidup Soekarno dan wanita tidak melulu tentang kisah cinta. Soekarno memang selalu memuji wanita, bukan karena kecantikannya semata tapi juga karena rasa hormatnya. Seperti halnya rasa kagum dan hormatnya kepada seorang wanita yang bernama Sarinah. Siapakah sebernarnya sosok wanita yang bernama Sarinah itu?. Mengapa Soekarno begitu mengagumi figur Sarinah? Continue reading “Sarinah di Mata Soekarno”

Bahasa »