34 Tahun Sanggar Triwida

Tjut Zakiyah
tulungagung.go.id

Tigapuluh empat tahun menjadi penjaga sastra Jawa. Kepedulian terhadap sastra Jawa mendorong alm. Bapak Tamsir AS dan 7 sastrawan Jawa yang berasal dari 3 wilayah —Tulungagung, Trenggalek, dan Blitar— untuk mendirikan sanggar sastra Jawa bernama Triwida. Kilas balik sejarah Triwida ini, kemarin Minggu (25/5/2014) saat syukuran ulang tahun ke-34 di kediaman Bapak Suwignyo Adi, Kalidawir. Continue reading “34 Tahun Sanggar Triwida”

Nurani Soyomukti, Penggiat Literasi di Trenggalek

Defri Werdiono
Kompas, 11 Desember 2015

Sejak duduk di bangku sekolah menengah atas, ia sudah menulis puisi dan dimuat di media berbahasa Jawa. Beberapa waktu kemudian, dia mendirikan komunitas pencinta sastra, arisan sastra, hingga lembaga berbadan hukum yang fokus mengawal literasi. Sebanyak 28 buku tentang politik, filsafat, dan pendidikan telah dihasilkannya, plus lima buku yang ditulis secara bersama. Continue reading “Nurani Soyomukti, Penggiat Literasi di Trenggalek”

Arisan Sastra, Sebuah Oase Budaya di Trenggalek

Bonari Nabonenar
Radar Surabaya, 18 April 2011

Ketika 3 atau 4 orang (saja) mengadakan pertemuan rutin dan mendiskusikan sesuatu hal secara intensif, sebuah oase budaya dapat terbangun dan berkembang menjadi besar, atau setidaknya menghasilkan sesuatu yang besar, dan menggelembung melampaui batas-batas wilayah geografis mereka, seperti yang dilakukan Socrates dan kawan-kawan (Socrates Café) atau Derrida dan kawan-kawan. Continue reading “Arisan Sastra, Sebuah Oase Budaya di Trenggalek”

Sastrawan itu diciptakan, dan (bukan) dilatih

A Fahrizal Aziz
flpblitar.blogspot.co.id

Kadang saya juga heran kenapa Alfa Anisa bisa begitu ngeh nulis puisi dan bertebaran di berbagai koran. Dan kalau diminta menjelaskan, selalu bingung bagaimana memulainya. Apa jangan-jangan ini semacam euforia?

Dulu saya juga tergolong rajin nulis esai atau artikel ilmiah di koran-koran. Bahkan beberapa koran yang tak ber-honor pun. Tujuannya sebenarnya lebih pada euforia karena kala itu, sebagai mahasiswa, punya tulisan yang terpajang di koran itu nampak keren. Continue reading “Sastrawan itu diciptakan, dan (bukan) dilatih”

Pencipta Fokker Lahir di Blitar

Cornila Desyana
tempo.co

Pesawat Fokker dirancang oleh Anthony Fokker, seorang warga negara Belanda. Bernama lengkap Anton Herman Gerard Fokker, ia lahir pada 6 April 1890. Tanah kelahirannya adalah Blitar, Jawa Timur. Waktu itu Blitar masih masuk dalam wilayah Karesidenan Kediri. Anthony Fokker adalah anak kedua dari pasangan pemilik kebun kopi, Herman Fokker dan Johanna Hugonia Wouterina Wilhelmina Diemont. Waktu umurnya menginjak 4 tahun, keluarga Fokker pindah ke Belanda dan tinggal di Haarlem. Continue reading “Pencipta Fokker Lahir di Blitar”

Bahasa »