DINAMIKA KARYA SASTRA REMAJA DI PAPUA

(Karena, Remaja di Papua juga Punya Karya)
Ummu Fatimah Ria Lestari *
tabloidjubi.com

Karya sastra merupakan produk budaya yang sarat dengan ide, pesan, cerita dari pengarangnya. Karya sastra adalah media komunikasi antara pengarang dengan pembacanya. Olehnya, apresiasi pembaca sangat penting untuk menentukan eksistensi karya sastra tersebut. Dari sekelompok pembaca sastra akan terbentuk masyarakat sastra. Masyarakat sastra membutuhkan pembinaan apresiasi sastra. Kalau pembinaan sastra berlangsung kondusif, terkhusus bagi generasi muda dalam masyarakat, niscaya kehidupan sastra penuh dengan apresiasi dan kreasi yang inovatif. Continue reading “DINAMIKA KARYA SASTRA REMAJA DI PAPUA”

Eksistensi Sastra dan Minat Baca-Tulis di Kalangan Remaja

Untung Wahyudi *
riaupos.co 5 Agu 2012

Tak dapat dimungkiri, kehadiran sastra remaja yang lebih populer dengan TeenLit (teenagers literature) memang cukup memengaruhi minat baca para remaja. Mereka yang kurang menyukai bacaan berat (sastra serius) memang lebih banyak meminati bacaan TeenLit, karena karya jenis ini memang lebih ringan dan mudah dicerna. Bahasa yang digunakan pengarang pun tak berat dan rumit, sehingga mereka lebih mudah memahami apa yang disampaikan pengarang. Continue reading “Eksistensi Sastra dan Minat Baca-Tulis di Kalangan Remaja”

Tubuh, Gender, dan Hak Perempuan atas Tubuhnya

Arif Gumantia

Kalau kita cermati, ada sebuah fenomena menarik pada tubuh manusia di abad 21 ini, yaitu terjadinya fenomena paradoks pada tubuh manusia. Pada sisi ekstrim di satu sisi tubuh begitu dipuja dengan berbagai citraan yang di konstruksikan oleh mesin bernama iklan. Pada sisi ekstrim yang lainnya secara filosofis, sebenarnya manusia sudah kehilangan hak atas tubuhnya, karena harus menuruti citraan-citraan secara sosial, komersial, dan religius dan telah kehilangan tubuh secara real. Continue reading “Tubuh, Gender, dan Hak Perempuan atas Tubuhnya”

Bahasa ยป