Puisi Ekologis dan Maritim 5 Penyair Jatim

Yusri Fajar *
__Radar Surabaya, 29 April 2012

LIMA Penyair Jawa Timur, Akhudiat, Zawawi Imron, Nanang Suryadi, F Azis Manna, dan Kusprihyanto Namma yang dipilih untuk berpartisipasi dalam Forum Penyair Internasional 2012, mengha-dirkan nuansa ekologis dan maritim dalam puisi-puisi mereka. Penyair Jatim ini tampil bersama penyair-penyair dari Belanda, Jerman, Afrika Selatan, Swe-dia, Selandia baru dan Makedonia. Continue reading “Puisi Ekologis dan Maritim 5 Penyair Jatim”

Puisi & Air Mata Penyair

Abdul Aziz Rasjid
__Jawa Pos, 11 Maret 2012

Kematian ibunya adalah puncak dari segala duka, dan ia pun percaya tak ada kesedihan lain yang dapat menandingi kesedihan kehilangan seorang ibu. Dalam sebuah catatan yang ia tulis di sebuah kafe di sudut kota Seoul, Korea Selatan; ia yang merasa kesepian mengingat kembali bahwa sebagian dera kehilangan itu telah ia tumpahkan ke atas lembar-lembar catatan dalam bentuk puisi. Salah satunya berjudul “Mengusung Keranda” yang ditulis ringkas namun sarat air mata: Ibu, Tubuhku airmata. Nestapaku sempurna. Continue reading “Puisi & Air Mata Penyair”

Teater Anak dalam Renungan Riau 2020

Rian Harahap *
riaupos.co

Kesenian Riau mengalami jalan terang pada tahun ini. Ini terlihat dari beberapa event dan animo masyarakat Riau khususnya di Kota Pekanbaru dalam mengambil sikap menikmati sajian-sajian dalam helatan yang dibungkus kesenian. Mulai dari tari hingga teater. Mulai dari Pekanbaru hingga sajian yang baru saja dihelat Dewan Kesenian Riau di Rokan Hilir. Semua itu bak gayung bersambut semenjak tahun ini berganti. Penulis menganggap itu sebuah hal yang positif namun di balik itu ada beberapa titik yang perlu ditampung dalam pelestarian dan pendidikannya. Continue reading “Teater Anak dalam Renungan Riau 2020”

Bahasa »