Birokrasi!

Bandung Mawardi
Tempo, 23 Okt 2011

Sejarah Indonesia adalah sejarah tuan dan hamba (patron-client ). Kita bakal menelisik ini dari proses modernisasi awal di Nusantara, agenda transformasi sosial-politik-ekonomi, ketamakan kolonial, dan utopia kemodernan kaum pribumi. Perkebunan, pabrik gula, birokratisasi, percetakan, pendidikan, dan transportasi menjadi prolog modernisasi pada abad XIX. Perubahan-perubahan ini lekas melahirkan dikotomi politik, ekonomi, sosial, dan kultural. Sejarah pun bergerak dalam dikotomi telak: tuan dan hamba. Continue reading “Birokrasi!”

Gie: Menguji Keterbukaan

Seno Gumira Ajidarma
Tempo, 11 Juli 2005

Ini bukan sebuah kritik film. Ini catatan tentang sebuah film yang sudah tidak relevan diperbincangkan hanya sebagai film saja: sangatlah penting untuk mendengar, mempertimbangkan, dan menanggapi apa yang disampaikan film ini secara produktif sebagai wacana kontemporer. Tepatnya: jangan menyensornya, jangan melihatnya sepotong-sepotong, dan jangan keburu menghakimi sebelum berdebat. Continue reading “Gie: Menguji Keterbukaan”

Sastra Cyber Eksklusivitas Apa?

TS Pinang
facebook.com/ca.fes1

Membaca tulisan penyair Binhad Nurrohmat (BN), Sastra Cyber: Menulis Puisi di Udara (Republika Minggu, 22 Juli 2001), mengingatkan saya pada beberapa tulisan interogatif dan asertif, kadang iritatif, yang muncul menanggapi kehadiran sastra cyber di kehidupan sastra Indonesia kontemporer. Meskipun dalam tulisannya BN juga mengakui potensi medium cyber, kelihatannya BN memposisikan dirinya dalam kelompok yang sinis terhadap sastra cyber dan cuma mengulang asersi-asersi yang telah ditulis orang sebelumnya. Continue reading “Sastra Cyber Eksklusivitas Apa?”

Analisis Cerpen “Kawin, lah!” Karya Dorothea Rosa Herliany Berdasarkan Pendekatan Sosiologis

Dindin Syahbudin, M.Pd.

1. Pendahuluan

Sebuah karya sastra dapat dikaji dengan menghubungkannya dengan sosiologi. Meskipun antara sastra dengan sosiologi adalah dua bidang ilmu yang berbeda tetapi mampu menjadi bidang ilmu baru yaitu sosiologi sastra. Sosiologi sastra berarti mengkaji karya sastra dengan cara menghubungkannya dengan aspek-aspek sosial yang ada dalam kehidupan masyarakat. Continue reading “Analisis Cerpen “Kawin, lah!” Karya Dorothea Rosa Herliany Berdasarkan Pendekatan Sosiologis”

Risalah Sastra dari Ternate

Jumardi Putra *
http://jambi.tribunnews.com/

Penampilan group musik Kiai Kanjeng dan Emha Ainun Najib, pembacaan puisi oleh artis Happy Salma serta pembacaan cerpen dan puisi oleh beberapa sastrawan Indonesia, menandai dimulainya perhelatan akbar Temu Sastrawan Indonesia (TSI) ke-4 yang berlangsung pada tanggal 24-29 Oktober di lapangan terbuka Moloku Kie Raha-sebutan Maluku Utara, Ternate. Continue reading “Risalah Sastra dari Ternate”

Bahasa »