Perjalanan Puitik Dahta Gautama

Febrie Hastiyanto *
http://www.analisadaily.com/

Banyak tempat yang puitik, tempat yang darinya dapat lahir puisi-puisi yang indah sekaligus menggugah. Bagi seorang penyair, tempat yang puitik bisa berada di mana saja: di taman, di sekolah, kebun binatang, mal, terminal atau jalan. Jalan atau jalanan memang identik dengan puisi. Tak sedikit penyair yang memulai karier kepenulisannya dari jalan(an). Continue reading “Perjalanan Puitik Dahta Gautama”

Mahasiswa Kampanye Penyelamatan Bahasa Sunda

Nanda Sugiono
http://www.tempo.co/

Demo melindungi kebudayaan Sunda dilakukan oleh puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas Pendidikan Indonesia di depan Gedung Sate Bandung pada Selasa, 21 Februari 2012. Aksi ini sebagai bentuk memperingati Hati Bahasa Ibu Internasional yang diperingati pada hari ini. Continue reading “Mahasiswa Kampanye Penyelamatan Bahasa Sunda”

Kota Garut termasuk Kota Bahasa dan Sastra Sunda

Muhammad Farhand Muzakki
http://fikiranfarhand.blogspot.com/

BAHASA dan sastra Sunda ternyata perlu dikampanyekan terus. Termasuk di Garut, sebuah kota Tatar Priangan. Bahasa Sunda Priangan yang dijadikan bahasa lulugu (baku), dan digunakan secara luas oleh orang Sunda, serta dijadikan bahan ajar di sekolah-sekolah. Selain bahasa Sunda lulugu, juga terdapat bahasa Sunda wewengkon (dialek setempat), seperti bahasa Sunda Banten, Cirebon, Bogor, dan daerah-daerah perbatasan dengan wilayah lain yang juga punya bahasa daerah tersendiri. Mengapa Garut sebagai kawasan bahasa Sunda lulugu harus menjadi ajang “kampanye” bahasa Sunda? Continue reading “Kota Garut termasuk Kota Bahasa dan Sastra Sunda”

Godi Suwarna, Hantu, dan Sastra Sunda

Soni Farid Maulana
cangra.multiply.com

Aya manuk ngagarapak dina hate
Luncat kana dahan ngarangrangan
Nu kasampak bulan tinggal bangkarakna
Bangkar dirurub ku indungpeuting

EMPAT larik puisi di atas dipetik dari puisi Maskumambang karya sastrawan Sunda Godi Suwarna. Puisi yang secara keseluruhan menggambarkan kegelisahan sang penyair yang dibayang-bayangi oleh maut itu, terdapat dalam kumpulan puisi tunggal Godi Suwarna yang pertama, yang diberi judul Jagat Alit. Continue reading “Godi Suwarna, Hantu, dan Sastra Sunda”

Bahasa ยป