Tubuh Manohara dan Kita

Ahda Imran
Pikiran Rakyat, 27 Juni 2009

MANOHARA Odelia Pinot. Perempuan 17 tahun itu tak hanya cantik, bahkan sangat cantik. Tak sekadar itu, dia juga istri seorang pangeran mahkota, Tengku Temenggong Muhammad Fakhry Petra dari Kesultanan Kelantan Malaysia. Karena ia permaisuri Putra Mahkota, maka di kalangan istana dan rakyat Negara Bagian Kelantan, perempuan berdarah campuran Makassar-Amerika ini dikenal sebagai Cik Puan Temenggong Kelantan. Continue reading “Tubuh Manohara dan Kita”

“Post-etnisitas” Kazuo Ishiguro

Fina Sato *
Pikiran Rakyat, 27 Juni 2009

SELESAI membaca tulisan Anwar Holid tentang Martin Amis “Badabudu dan Martin Amis”, Khazanah, Pikiran Rakyat, (3/5), saya teringat pada karya-karya Kazuo Ishiguro. Seingat saya, Martin Amis dan Kazuo Ishiguro merupakan regenerasi penulis dalam kancah sastra Inggris di awal era 1980-an, yang telah menjadi bagian penting dalam percaturan sastra dunia hingga saat ini. Namun, saya tidak hendak membandingkan keduanya. Meski keduanya memiliki strategi dan karakteristik karya yang berbeda, namun kekuatan karya mereka sama-sama mempunyai keunikan yang menggoda. Continue reading ““Post-etnisitas” Kazuo Ishiguro”

Hasanuddin yang Melahirkan EKI dan ESI

Agnes Rita Sulistyawaty
Kompas, 29 Juni 2009

Hasanuddin WS dikenal sebagai ahli sastra. Urusan kebahasaan bukanlah bidang yang didalaminya. Namun, justru dari tangan dia lahir Ensiklopedi Kebahasaan Indonesia, sebuah ensiklopedi perdana milik negeri ini.

Guru besar sastra di Universitas Negeri Padang (UNP) sejak tahun 2003 itu nekat menulis EKI, akronim Ensiklopedi Kebahasaan Indonesia, selama lima tahun terakhir. Continue reading “Hasanuddin yang Melahirkan EKI dan ESI”

Bahasa ยป