Menyoroti Pemakaian “Nol” dan “Kosong” di Masyarakat

Mahmud Jauhari Ali
Banjarmasin Post

Berbahasa Indonesia dengan benar dalam komunikasi merupakan sebuah bukti kecintaan kita kepada bangsa, negara, dan tanah air kita. Bahasa Indonesia tidak dapat kita lepaskan dengan rakyat Indonesia itu sendiri karena rakyat Indonesia adalah pengguna sekaligus pendukung bahasa Indonesia. Hidup dan matinya bahasa Indonesia sebenarnya tergantung pemakaiannya oleh rakyat Indonesia. Continue reading “Menyoroti Pemakaian “Nol” dan “Kosong” di Masyarakat”

Seabad Sjahrir

Asarpin *

Orang mengenalnya sebagai negarawan. Ia lahir 5 maret 1909, dan wafat dalam usia 57 tahun dalam keadaan terpasung. Kini kita hanya bisa merekam jejaknya, mengenang apa yang telah diwariskannya kepada kita. Setidaknya, ada dua buku kumpulan karangan Sjahrir yang telah diterbitkan: Perjuangan Kita, Renungan dan Perjuangan. Continue reading “Seabad Sjahrir”

FENOMENA KAMAR MENCARI MIMBAR

Mukadimah Antologi Puisi KATARSIS
Hadi Napster

Berawal dari sebuah wacana, yang melebur ke dalam rencana, dan kini terlaksana dengan sederhana. Seperti itulah kira-kira gambaran lahirnya buku Antologi Puisi yang lalu saya juduli KATARSIS ini. Ya, buku berisi 150 anak kandung yang terlahir kerdil dan kecil dari rahim pena saya. Yang oleh beberapa orang menyebutnya karya sastra, meski saya sendiri tidak begitu yakin dengan sebutan tersebut. Continue reading “FENOMENA KAMAR MENCARI MIMBAR”

Suka Duka KRI Dewa Ruci

Yurnaldi, I Made Asdhiana
http://nasional.kompas.com/read

Penerbit Buku Kompas, Jumat (19/11/2010) di TB Gramedia Matraman, Jakarta, meluncurkan dan sekaligus membedah buku Dewa Ruci Pelayaran Pertama Menaklukkan Tujuh Samudra, kisah nyata yang ditulis Cornelis Kowaas. Buku ini sebelumnya berjudul Sang Saka Melanglang Jagad dan menjadi best seller hingga tahun 1967. Continue reading “Suka Duka KRI Dewa Ruci”

Bahasa »