Natsir dan Lahirnya “Mosi Integral”

Ninok Leksono
Kompas, 22 Sep 2008

RANGKAIAN peringatan 100 tahun Mohammad Natsir telah usai, dipuncaki dengan peluncuran buku dan situs internet tokoh ini pada Rabu (17/9) petang lalu.

Salah satu buku itu adalah 100 Tahun Mohammad Natsir-Berdamai dengan Sejarah yang berisi 38 tulisan kenangan dari berbagai tokoh. Sementara buku lainnya adalah Capita Selecta 3 yang berisi tulisan dan pidato Natsir dari tahun 1956 dan 1960. Continue reading “Natsir dan Lahirnya “Mosi Integral””

Mata Penguasa dan Tulisan Cahaya

Wahyudin *
Kompas, 28 Sep 2008

DATANG pertama kali ke Nusantara lewat Batavia pada 1841, fotografi menanggalkan status terhormatnya sebagai bentuk teknologi dan seni baru yang berkehendak melakukan demokratisasi seni di Eropa dan berkedudukan sebagai ”mata penguasa” yang tidak hanya berambisi merekam secara ilmiah kondisi alam dan geografi di Hindia Belanda, tapi juga bernafsu menjinakkan penduduk pribumi di koloni itu karena—untuk memakai pernyataan resmi pemerintah kolonial via Rudolf Mrazek dalam Engineers of Happy Land (2006: 145)—”dua mata sering tidak cukup untuk mengawasi mereka”. Continue reading “Mata Penguasa dan Tulisan Cahaya”

Manusia Hotel: Manusia Datang dan Pergi

Bandung Mawardi*
Kompas, 28 Sep 2008

ORHAN Pamuk dengan apik, fasih, dan puitis mengisahkan makna kehadiran manusia dalam hotel. Tokoh Ka sebagai seorang penyair dan jurnalis terlibat dalam pelbagai kisah alienasi sampai revolusi dalam Hotel Istana Salju di Kota Kars. Hotel itu mengusung pertemuan, perselingkuhan, konflik arus peradaban Barat dan Timur dalam fragmen-fragmen rezim politik dan revolusi. Continue reading “Manusia Hotel: Manusia Datang dan Pergi”

Suatu Malam di Ujung Tahun

Ahmad Zaini*

Sepi dalam keramaian. Mungkin itulah gambaran batinku saat ini. Di tengah muda-mudi sedang mempersiapkan pesta dalam menyambut pergantian tahun baru, aku menyendiri di sebuah taman bunga di halaman rumah. Taman yang asri dengan semerbak bau wangi bunga yang sedang mekar. Kelopaknya yang elok dengan dikelilingi binatang penghisap madu, kudekati dan kuciumi tanpa mempedulikan ancaman binatang-binatang itu menyengat hidungku. Oh, betapa harum dan indahnya bunga ini. Continue reading “Suatu Malam di Ujung Tahun”

Bahasa »