Janet de Neefe, Pencetus Ubud Writers and Readers Festival

Sem Purba
http://www.mediaindonesia.com/

JANET DE NEEFE pertama kali tiba di Ubud, Bali, pada 1974. Cinta yang bersemi pada pandangan pertama membawa petualangan seumur hidup kepada perempuan asal Australia ini.

Pagi itu Bukit Campuhan, Ubud, tampak sangat hijau. Asri dan bersemangat. Tampak rerumputan tinggi yang menyelimuti bukit menari-nari mengikuti koreografi mata angin. Suara burung pipit terdengar dari persawahan yang menguning di dekatnya. Walau awan putih memblokade sinar matahari, hari itu sangat cerah. Continue reading “Janet de Neefe, Pencetus Ubud Writers and Readers Festival”

Lembaran-lembaran Lepas Fatah Yasin Noor

Fatah Yasin Noor

Lembaran 1

Secara tradisional, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Banyuwangi telah ditegaskan dengan endhog-endhogan. Bentuk ektualisasi kecintaan pada Rasulullah itu dianggap memiliki kekhasan, unik, sekaligus kreatif. Ada pandangan keagamaan yang diselaraskan oleh sebentuk upacara ritual yang telah ada sejak lama. Acara endhog-endhogan, bagi masyarakat tradisional Banyuwangi, seperti sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan setiap tahun, setiap memperingati Maulid Nabi. Tradisi endhog-endhogan itu sudah mengakar, yang akhirnya jadi bahasa budaya yang selalu melekat. Maulid dan endhog-endhogan tak bisa dipisahkan. Continue reading “Lembaran-lembaran Lepas Fatah Yasin Noor”

Candi Wasan, Warisan Masa Lalu yang Memaknai Masa Depan

Made Geria
http://www.balipost.co.id/

Balai Arkeologi Denpasar sempat mengadakan observasi ke Wasan, Batuan, Sukawati, Gianyar. Di lokasi ditemukan sejumlah peninggalan arca yang diperkirakan berasal dari abad XIV. Temuan lainnya adalah sejumlah komponen bangunan candi. Berdasarkan temuan monumental ini, Balai Arkeologi Denpasar mulai mengadakan ekskavasi di situs tersebut. Hasil ekskavasi dari beberapa tahapan diketahui bangunan candi Wasan masih tampak utuh hanya pada bagian kaki candi, sedangkan susunan bagian atas tersusun acak. Apa dan bagaimana sesungguhnya Candi Wasan? Continue reading “Candi Wasan, Warisan Masa Lalu yang Memaknai Masa Depan”

Metafora Mencari Jejak Bangau Terbang

Sastra tanpa Aksara dalam Lontar tanpa Tulis…

IBM Dharma Palguna
balipost.co.id

BATIN punya telinga, biasa disebut telinga batin. Badan jasmani punya dua telinga. Tidak tahu saya, berapa banyaknya telinga batin. Tak juga saya diberitahu oleh siapa pun, apakah telinga batin berhubungan dengan pikiran, atau dengan ego, atau barangkali berhubungan dengan intelek. Continue reading “Metafora Mencari Jejak Bangau Terbang”

Bahasa ยป