IBM. Dharma Palguna
balipost.co.id
SAYA tidak tahu sudah berapa jumlah orang yang mati hanyut di sungai Ho. Babad tidak bertutur tentang korban seperti itu. Karena Babad adalah tempat orang bertutur tentang para pelaku kebesaran dan keluhuran sejarah mereka.
Bukan salah Babad, bukan pula salah orang yang mati hanyut di sungai Ho. Karena bahkan pada zaman sekarang pun tidak ada orang atau lembaga yang menyempatkan diri untuk menghitung-hitung jumlah pelaku penyeberangan yang kemudian menjadi korban oleh deras arus sungai di musim penghujan. Continue reading “Metafora, Sebuah Tanda Bayangan Selembar Nyawa”
