Surat Sastra: Sunaryono Basuki Menggugat Rida K Liamsi

Husnu Abadi
riaupos.com

Akhirnya saya memutuskan untuk menulis Surat Sastra ini. Paling tidak karena telah dua kali, sahabat saya dari Singaraja, Bali, Sunaryono Basuki (SB), menulis esei yang menyinggung dan menggugat ketiadaan nama Rida K Liamsi, yang menurut hemat saya kurang akurat atau kurang cermat. Esei pertama, dimuat dalam Rubrik Budaya Riau Pos, 25 Januari 2009. Continue reading “Surat Sastra: Sunaryono Basuki Menggugat Rida K Liamsi”

Mengenang Seniman Sejati Guru Gambang Gede Rai Jadi

Djesna Winada

Beranda

GURU Gede Rai Jadi (99) yang populer disebut Guru Gede Adi adalah salah seorang dari sosok seniman besar Bali, kelahiran Br. Tengah, Sempidi, Mengwi, Badung, yang sulit dicari padanannya. Ia meninggal dunia pada Minggu (13/12) malam karena usia uzur. Upacara nyiramin digelar Rabu (16/12) sore dan upacara pengabenan Kamis (17/12) lalu. Continue reading “Mengenang Seniman Sejati Guru Gambang Gede Rai Jadi”

Buku 9 dari Nadira, Cerita Tentang Keteguhan Hati

Danang Wibowo
http://www.tempointeraktif.com/

Buku “9 dari Nadira” karya Leila S Chudori resmi diluncurkan Kamis (12/3) di teater kecil, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta. Ini merupakan buku pertama Leila setelah 20 tahun absen tak menerbitkan buku.

Terakhir Leila mengeluarkan buku berjudul “Malam Terakhir” yang diterbitkan pada 1989. Leila sengaja istirahat menerbitkan, karena memusatkan perhatian pada pekerjaannya, sebagai wartawati. Dia juga ingni cerita yang dibuatnya fokus. Continue reading “Buku 9 dari Nadira, Cerita Tentang Keteguhan Hati”

Ketika Kata, Gambar, dan Mata Saling Bersentuhan

Ismi Wahid
http://www.tempointeraktif.com/

Dua bola mata itu tergantikan oleh bulatan jam dinding berangka romawi yang acak. Lalu terlihat seorang perempuan mungil sedang mengutak-atik jarum jam yang tak beraturan itu di ujung tangga. Bersandar di pipi wajah raksasa. Di bawahnya terpasang kumis tebal yang melengkung teratur, seolah menyembunyikan senyum wajah yang dingin. Continue reading “Ketika Kata, Gambar, dan Mata Saling Bersentuhan”

Perginya sang Jurnalis

Djoko Pitono
jawapos.com

”DIA itu jurnalis yang produktif dan selalu imbang dalam laporan-laporannya. Tulisan-tulisannya tajam, tetapi orang tidak bisa marah karena dia telah melakukan konfirmasi,” begitu antara lain komentar Zainal Arifin Emka, jurnalis senior, atas meninggalnya R.M. Yunani Prawiranegara, Sabtu pagi (26/12). Yunani meninggal dunia dalam usia 62 tahun setelah beberapa lama dirawat di Graha Amerta RSUD dr Soetomo karena komplikasi penyakitnya. Continue reading “Perginya sang Jurnalis”

Bahasa ยป