Dari Ceramah Temu Sastrawan se-Bali 2003
Nuryana Asmaudi
http://www.balipost.co.id/
Sastrawan Bali saat ini sepertinya masih enggan atau kurang berminat untuk dihimpun dalam sebuah komunitas, perkumpulan, atau organisasi sastrawan. Selain karena rata-rata sastrawan (seniman) tersebut tidak mau dan juga “sulit diatur”, juga masih ada “trauma” melihat pengalaman atau sejarah masa lalu. Dulu, pernah bermunculan organisasi atau perhimpunan seniman di Indonesia yang akhirnya justru menjebak seniman pada kegiatan-kegiatan di luar dunia kreativitas kesenian — seperti politik praktis dan faham-golongan — yang terbukti kemudian “membunuh” masa depan kesenian dan seniman, bahkan memicu perpecahan. Continue reading “Sastrawan Bali Enggan Dihimpun?”
