Sabrank Suparno
Kau bukan bidadari surga. Maka tubuhmu dilempar ke pintu pasar. Tugasmu hanyalah menolong pembelanja kesasar, bingung di tengah jubel dan hiruk pikuk pedagang, atau ibu ibu yang hendak membeli daging sapi. Daging yang dibantai para jagal malam hari, sebelum paginya dijajahkan di lapak lapak pedagang.* Continue reading “Bidadari Pasar”
