Miftah Fadhli
http://www.hariansumutpos.com/
Lihatlah Sukanti. Wajahnya keriput. Kematian telah luput menjamahinya. Di hari yang basah?dan selalu basah?ini, ia termenung di tepi kolam buatan Sugandi. Dulu, ketika masa muda masih mereka reguk, mereka kerap bermain cinta di sini. Melihat ikan-ikan koi yang hilir mudik menampakkan punggung mereka yang berwarna-warni. Sukanti dan Sugandi bisa saling bermain puisi sambil mengecipakkan air ke wajah masing-masing. Sungguh romantis! Continue reading “Pengantin Sukanti”
