Tak Cukup Air Mata

Benny Arnas, Rachmat Budi M
lampungpost.com

KESENDIRIANNYA di beranda telah membuat dadanya makin sesak. Perasaan tertekan dan gelisah berkecamuk. Disandarkannya tubuh ke punggung kursi, seolah berharap ketegangan di lehernya akan merenggang. Anak sulungnya lewat di hadapannya saat akan masuk rumah. Ia bertanya kepada gadis dua belas tahunan itu. Ya, ia bertanya, seolah bertanya dapat mengalihkan kegelisahannya. Continue reading “Tak Cukup Air Mata”

Sebelum St. Andrews, Malam Nanti

Sungging Raga
http://www.lampungpost.com/

SEBELUM St. Andrews, malam nanti, telah kutaburkan seribu alarm di langit Birmingham yang bersalju untuk memastikan bahwa wajahmu adalah kenyataan, seperti lalu-lalang kenangan di sela pertokoan, seperti ruap aroma makan malam yang terlempar dari sudut-sudut restoran. Dan pastikan gaunmu bisa merancang zona waktu, sebab pertemuan kita adalah estafet perjalanan, etape-etape terpisah dari tempat-tempat yang telah lama diam. Continue reading “Sebelum St. Andrews, Malam Nanti”

Semarang Suatu Hari

Bre Redana
Suara Merdeka, 22 April 2012

MENCARI sesuatu yang hampir terlupakan dan menemukan secara tak sengaja sesuatu yang tak terlupakan, terjadi di Semarang suatu hari di akhir pekan. Mertuaku datang dari Hongkong. Dia akan liburan beberapa waktu di Indonesia. Ketika beberapa hari tinggal di rumah kami di Jakarta, aku dan Grace, istriku, harus ke Semarang untuk menghadiri resepsi pernikahan kenalan Grace. Continue reading “Semarang Suatu Hari”

Kuda

A.S. Laksana
Jawa Pos, 15 April 2012

PEREMPUAN itu menyebutnya kuda. Maka ia merasa dirinya sebagai kuda berbulu putih, kuda yang biasa ditunggangi oleh tokoh utama dalam film-film koboi: agak jinak, tapi pada saatnya bisa berlari tak kenal letih untuk menopang sang penunggang yang harus menyelesaikan tugas berat menghabisi para perampok dan lelaki-lelaki kasar. Ia menyukai gambaran diri yang seperti itu. Continue reading “Kuda”

Copet

Horacio Castellanos Moya *
Koran Tempo, 22 April 2012

AKU mulai sering mengun jungi Café Imperial sejak aku pindah ke apartemen temanku Hernando Salcido, sebuah apartemen yang luas berperabot lengkap di Jalan Jesús y María yang akan menjadi milikku selama sebulan penuh karena temanku, istrinya, dan anak perempuannya sedang menikmati liburan musim panas di rumah pantai keluarga mereka di Fuengirola. Continue reading “Copet”

Bahasa »