Harakiri Lena

Sabpri Piliang
http://www.suarakarya-online.com/

Keceriaan Lena begitu sempurna dalam menjalani hari-harinya. Kebanggaan pada rumah besar yang ditempatinya bersama Ayah, Ibu beserta kakak nomor dua selalu tercermin dari foto profil facebook yang berlatar belakang rumah berlantai dua itu. Continue reading “Harakiri Lena”

Kawin Siri

Tita Tjindarbumi
lampungpost.com

Ini bukan yang pertama. Entah sudah ke berapa. Mutia tak ingin menghitungnya. Ia tahu air mata tak akan pernah bisa menyelesaikan persoalannya soal yang satu ini. Menikah dan menikah lagi. Ia tak menampik, kebutuhan biologis dan kebutuhan materi yang kian hari semakin menghimpit membuatnya tak punya pilihan lain, selain menerima lamaran lelaki itu. Continue reading “Kawin Siri”

Perempuan Gembel Debleng

Jusuf AN
Majalah Esquere, Apri 2011

Bagaimana mungkin? Bawuk, perempuan paling cantik di kampung itu, yang telah sekian lama hidup di kota, ternyata memiliki rambut gembel, rambut kusut yang seolah membeku—beratus helai menyatu menjadi gumpalan-gumpalan—berwarna coklat kemerah-merahan, tak sejuk dipandang. Warga di daerah itu percaya rambut gembel tak boleh dipangkas sekehendak hati. Konon, selain rambut serupa akan tumbuh lagi, si empunya juga akan diserang sakit yang tak remeh. Continue reading “Perempuan Gembel Debleng”

Watu Beber

Akhmad Muhaimin Azzet *
http://www.kompasiana.com/akhmad_muhaimin_azzet

Hujan gerimis yang terjadi hampir seharian, hingga senja menuju gelap ini belum juga berhenti. Anjing Lek Marsuji di ujung jalan juga tidak seperti biasanya, seakan mempunyai keasyikan tersendiri dengan menyalak berkepanjangan. Dan, suasana semakin terasa wingit, tatkala dari rumah Ki Waseso asap kemenyan mengepul lewat celah-celah genting dan baunya menyergap ke segala penjuru. Bibir sesepuh desa itu menggumamkan mantra tiada henti. Continue reading “Watu Beber”

Sang Eksekutor

M. Taufan Musonip
lampungpost.com

AKU mencurigai apa yang telah sesungguhnya terjadi di dunia ini, Brigitta. Tidak terjadi sebagaimana adanya kukira, dan tiba-tiba aku hanya harus percaya pada merdu suara dawaimu. Apakah mungkin aku harus mencinta Tuhan melalui dirimu, kasih. Dia seperti menjelma dalam jemari halusmu dalam dawai, dalam merdu lagumu itu. Continue reading “Sang Eksekutor”

Bahasa »