Sastrawan, Buku, dan Imajinasi

Misbahus Surur
http://www.jawapos.com/

Dalam dunia kepenulisan, totalitas pengarang adalah sebuah keinginan untuk tidak memenjarakan imajinasi. Lidah para sastrawan menjadi jembatan penghubung dunia imajinal ke dunia kenyataan. Keberhasilan memainkan imajinasi menjadi harga mati yang harus dipertaruhkan seorang pengarang. Tidak banyak yang bisa mengeksplorasi cerita menjadi mahakarya yang tak tertandingi. Dari yang sedikit itu, kita diperkenalkan dengan Karl May dengan seri Winnetow-nya, J.K. Rowling dengan serial sihir Harry Potter yang benar-benar menyihir. Continue reading “Sastrawan, Buku, dan Imajinasi”

Sastra Indonesia di Mata Dunia

Ahda Imran
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/

DALAM pergaulan sastra dunia, sastra Indonesia adalah sebuah terra in cognita, ruang gelap yang tak diketahui dan tidak dikenal. Jika pun ada karya sastra Indonesia yang dikenal dan sempat disebut-sebut dalam pergaulan sastra dunia, semuanya selalu serbaparsial, tidak utuh dan menyeluruh. Karya sastrawan Indonesia di mata dunia selalu pada akhirnya hanya berhenti pada nama itu-itu saja, Chairil Anwar, Idrus, Pramoedya Ananta Toer, Umar Kayam, W.S. Rendra, atau Y.B. Mangunwijaya. Continue reading “Sastra Indonesia di Mata Dunia”

CERPEN DALAM KONSTELASI SASTRA INDONESIA MUTAKHIR

Maman S. Mahayana *

Di awal abad ke-21 ini, cerpen Indonesia makin menunjukkan signifikansinya.Ia hadir tidak hanya lantaran derasnya penerbitan buku antologi cerpen, tetapi juga lebih disebabkan oleh kuatnya kecenderungan untuk terbebas dari mainstream. Kondisi itu tentu saja bukan tanpa alasan. Ada sejumlah faktor yang melatarbelakanginya. Continue reading “CERPEN DALAM KONSTELASI SASTRA INDONESIA MUTAKHIR”

Bahasa ยป