Hak Cipta dan Hak Masyarakat

Beni Setia*
http://www.suarakarya-online.com/

SALAH satu realisasi sosialisasi sastra yang menonjol pada 2008 ini adalah penganugrahan hadiah sastra yang semakin dominan. Setidaknya setelah KLA yang diperuntukkan bagi buku-buku sastra yang terbit dalam rentang setahun sebelumnya – Juli 2007 sampai Juni 2008 -, muncul Hadiah Pena Kencana untuk puisi dan cerpen yang dipublikasikan lepas di koran-koran terpilih se-Indonesia. Sayang itikad baik, dengan nominal yang tak kecil itu, terantuk pada wibawa juri. Lebih tepatnya: selera penjurian yang dianggap subyektif, Continue reading “Hak Cipta dan Hak Masyarakat”

Teater Kampus (Belum) Kehabisan Napas

Rakhmat Giryadi

Di Surabaya Jawa Timur- teater kampus memiliki potensi yang tidak kalah dengan teater amatir (luar kampus, red). Ambil contoh Teater Institut Unesa (IKIP Surabaya) yang sampai sekarang sudah berusia 27 tahun, hamper tanpa menemui kevakuman. Begitu juga, di kampus-kampus Surabaya, IAIN, Untag, UPN, Ubaya, Unitomo, Unair, UWP, ITS, UK Petra, aktivitas teaternya juga tak pernah berhenti. Continue reading “Teater Kampus (Belum) Kehabisan Napas”

SASTRAWAN, IBU KANDUNG SANG GURU ZAMAN

Sri Wintala Achmad

Nut jaman kelakone (Menyelaraskan dengan zaman yang terjadi). Demikian ungkapan para sesepuh Jawa yang sering penulis dengar, manakala memberikan saran kepada generasinya atas perkembangan zaman. Diibaratkan seorang biduan, generasi yang berhasil di dalam membawakan lagu kehidupan hingga nada terakhir (kematian)-nya harus mampu menyesuaikan irama zaman. Laikkah ungkapan semacam itu dijadikan orientasi oleh setiap manusia tanpa kecuali selama menjalani profesinya? Continue reading “SASTRAWAN, IBU KANDUNG SANG GURU ZAMAN”

KRITIK PSIKOLOGI TELAAH EMPAT SASARAN

Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/

Sejak awal abad ke-20 kritik sastra berkembang dengan pesat. Dibidani oleh pemikiran Ferdinand De Saussure lewat Cours de Linguistique Generale, yang seolah-olah, mengukuhkan formalisme Rusia yang dirintis kelompok linguistik Moskow (The Moscow Linguistics Circle, 1915) serta kelompok Opojaz (The Society for the Study of Poetic Language 1916) dan mencapai kecermelangan melalui gagasan stukturalisme Roland Barthes. Continue reading “KRITIK PSIKOLOGI TELAAH EMPAT SASARAN”

Bahasa ยป