Sastra Sebagai Refleksi Kemanusiaan

Putu Wijaya
http://putuwijaya.wordpress.com/

Kemanusiaan kita kenal sebagai sesuatu yang universal. Cita-cita tentang kesejahteraan manusia dikenal oleh seluruh umat manusia di seantero dunia dengan cara masing-masing. Betapa pun beragam corak pelafalannya, karena konteks setiap kelompok masyarakat banyak memberikan warna, tak pelak lagi, semangat ini meruap dari naluri cinta kepada sesama. Continue reading “Sastra Sebagai Refleksi Kemanusiaan”

Najib Tun Razak: Memelihara Bahasa yang Agung

Abdul Malik

batampos.co.id

Menutup tahun 2008, pada 22?24 Desember 2008 Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) menyelenggarakan Konvensyen ke-9 di Hotel Holliday Inn, Melaka, Malaysia. Pada acara Konvensyen yang megah itu pulalah kembali bergema kalimat bernas Charles de Secondat Baron de Montesquieu (1689?1755), ?Bahasa ialah ciri agung suatu identitas kebudayaan. Selama suatu bangsa … tak kehilangan bahasanya, bangsa itu tetap memiliki harapan.? Dengan ucapannya itu, Montesquieu hendak menegaskan bahwa suatu bangsa boleh jadi pernah terkena musibah: Continue reading “Najib Tun Razak: Memelihara Bahasa yang Agung”

SILSILAH INTELEKTUALISME DAN SASTRA DI PESANTREN*

(sebuah perambahan atas tradisi pesantren, sastra, dan sastra pesantren)

M. Faizi
Jurnal Anil ISLAM, edisi 1, Juni 2008

Pesantren merupakan salah satu kekayaan khazanah pendidikan di Indonesia. Sistem pendidikan yang cenderung pada keagamaan, pemondokan (karantina), serta penerapan pola pendidikan selama 24 jam merupakan salah satu keunikannya. Karena itu pulalah, pesantren dianggap sebagai pengejawantahan local genus pendidikan Nusantara yang sejati. Continue reading “SILSILAH INTELEKTUALISME DAN SASTRA DI PESANTREN*”

Bahasa ยป