PLAGIARISME & PENGUJIAN

Dwi Pranoto *

“Plagiarisme adalah mempresentasikan karya atau ide orang lain sebagai karya atau idemu sendiri, baik dengan atau tanpa izin yang bersangkutan. . . Tindakan plagiarisme dapat dilakukan karena sengaja, sembrono/gegabah, atau tak sengaja” ( https://www.ox.ac.uk/students/academic/guidance/skills/plagiarism ). Lantas, apakah tindakan A.S Laksana yang mengirimkan cerpen karya Afrilia ke Jawa Pos – dan kemudian dimuat – tidak dapat disebut sebagai plagiarisme karena Afrilia menyetujui perbuatan AS Laksana tersebut? Apakah perbuatan AS Laksana tersebut tidak dapat disebut plagiarisme karena AS Laksana melakukannya (mungkin) untuk menguji redaktur rubrik cerpen Jawa Pos? Continue reading “PLAGIARISME & PENGUJIAN”

Cerpen Koran Indonesia

Saut Situmorang
Boemipoetra, 07/06/2021

Anggaplah “cerpen koran Indonesia” itu ada. Yaitu cerpen-cerpen berbahasa Indonesia yang muncul di koran-koran edisi Minggu di seluruh Indonesia, yang panjangnya berkisar antara 6-8 halaman kuarto (spasi ganda), dan yang bercerita tentang “peristiwa aktual”, atau tentang “realitas koran”, dari kehidupan sehari-hari di Indonesia. Bukankah biasanya tiga hal di ataslah yang dijadikan alasan bagi relevannya pemakaian istilah “cerpen koran” dalam perbincangan tentang sastra (cerpen) kontemporer Indonesia? Continue reading “Cerpen Koran Indonesia”

TES KECAKAPAN MENULIS (1)

Djoko Saryono *

/1/
Menulis sering dipandang sebagai sebuah kegiatan. Sebagai sebuah kegiatan, menulis diperlakukan sebagai kegiatan mengemukakan atau menuangkan gagasan-gagasan, pikiran-pikiran, perasaan-perasaan, pandangan-pandangan, pendapat-pendapat atau kesan-kesan ke dalam lambang kebahasaan tulis. Kegiatan ini bersangkutan dengan pemakaian ejaan dan tanda baca, diksi dan pemakaian kosa kata, penataan kalimat, pengolahan gagasan atau sejenisnya, dan pengembangan model tulisan. Continue reading “TES KECAKAPAN MENULIS (1)”

Bahasa »