PENGHILANGAN KATA DALAM KRITIK SASTRA INDONESIA (I-II)

Jawaban untuk bagian A. Pengantar esainya (makalahnya) Sofyan RH. Zaid

Nurel Javissyarqi

I
Selamat pagi Sastra Indonesia, KBBI online, Kamus W.J.S. Poerwadarminta, Hari Puisi Indonesia, MASTERA, Dewan Kesenian Riau. Pagi pula yang mengatakan “MMKI Ngawur.” Padahal bungkus plastik bukunya belum dibuka. Sakti kan? Namun bertindak tidak ilmiah. Tak lupa, pagi serta kepada pemateri yang belum memberi/mengirim makalahnya sampai acaranya kelewat jauh. Akhirnya, selamat pagi yang bungkam atas kritik. Continue reading “PENGHILANGAN KATA DALAM KRITIK SASTRA INDONESIA (I-II)”

PEMBELAJARAN SASTRA: DALAM JEPITAN KERENTANAN KEBIJAKAN KURIKULUM (10)

Djoko Saryono

Sepanjang sejarah kebijakan kurikulum pendidikan dasar dan menengah, bahkan juga PAUD (baca: Taman Kanak-kanak) di Indonesia dapat dikatakan secara deduktif di sini bahwa proses pembuatan kebijakan kurikulum di Indonesia selalu rentan, terpatah-patah, dan bahkan tak jarang rabun sejarah kurikulum di Indonesia. Betapa tidak! Sejak dulu sampai sekarang, kebijakan kurikulum di Indonesia termasuk kurikulum Mata Pelajaran Bahasa Indonesia sangat rentan berubah tanpa arah jelas, Continue reading “PEMBELAJARAN SASTRA: DALAM JEPITAN KERENTANAN KEBIJAKAN KURIKULUM (10)”

PEMBELAJARAN SASTRA: TEMPAT ISTIMEWA NASIB NELANGSA (9)

Djoko Saryono

Tidak ada seorang pun yang meragukan keberadaan dan kedudukan Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang demikian jelas, tegas, dan terang dalam sistem pendidikan nasional Indonesia khususnya kurikulum pendidikan nasional di Indonesia sejak pendidikan anak usia dini sampai dengan pendidikan tinggi. Selama ada dan berdiri negara-bangsa Indonesia, Continue reading “PEMBELAJARAN SASTRA: TEMPAT ISTIMEWA NASIB NELANGSA (9)”

Bahasa »