CERMIN BURAM KEPENYAIRAN BANTEN

Niduparas Erlang *

Melihat perkembangan penulis-penulis muda Banten, khususnya Serang, agaknya kita mesti pula menengok—tepatnya tak bisa terlepas dari—karya-karya mereka yang banyak bertebaran mewarnai media massa cetak, seperti koran atau tabloid lokal. Dan sepatutnya kita berbangga akan berlahirannya penulis-penulis muda sebagai regenerasi penulis yang tua-tua—yang konon sudah mulai sakit-sakitan. Continue reading “CERMIN BURAM KEPENYAIRAN BANTEN”

PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (22)

: Peranan Sastrawan Perempuan yang Kabur dalam Historiografi Sastra

Djoko Saryono *

/1/
Bukan hanya sosok sastrawan perempuan Indonesia yang masih dituliskan relatif samar dalam historiografi sastra Indonesia, tetapi juga peranan sastrawan perempuan Indonesia juga masih dituliskan agak kabur, artinya belum sepadan dengan apa yang telah mereka lakukan, dalam historiohgrafi sastra Indonesia. Continue reading “PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (22)”

PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (21)

: Sosok Samar Cerpenis Perempuan dalam Historiografi Sastra

Djoko Saryono

Dalam perspektif gender, ditemukan sosok samar sastrawan perempuan dalam sejarah sastra dan historiografi sastra Indonesia, walaupun sastrawan perempuan hadir dan berkiprah lebih awal daripada sastrawan laki-laki. Hal ini dapat disimak dalam dunia percerpenan Indonesia. Pertanyaan pokoknya, Continue reading “PENULISAN SEJARAH SASTRA INDONESIA (21)”

Bahasa »