Dicari, Penulis Sejarah Gaya Novel

Agnes Rita Sulistyawaty
kompas.com

Di zaman Orde Baru, kita seakan tidak diberi kesempatan untuk melihat sejarah dari sisi lain. Tanggal 30 September setiap tahun, misalnya, film Janur Kuning selalu diputar, untuk menggiring masyarakat memahami peristiwa yang terjadi tahun 1965 secara tunggal.

Tidak hanya film itu, buku sejarah yang dipakai di kelas-kelas pun menceritakan hal yang seragam tentang pemberontakan G30S/PKI. Continue reading “Dicari, Penulis Sejarah Gaya Novel”

CERPEN-CERPEN PUITIK MAROELI

Maman S. Mahayana *

“Tengah malam tuba. Angin berdesir. Beribu ular berdesir. Tanganku berdesir. Itu tubuh/mengucur darah/mengucur darah.” Itulah kalimat-kalimat pembuka “Solilokui Ungu,” sebuah cerpen yang mengawali antologi cerpen Bara Negeri Dongeng (Yogyakarta: Jalasutra, September 2002, 183 halaman) karya Maroeli Simbolon. Di sana ada penggalan-penggalan puisi “Isa” karya Chairil Anwar. Continue reading “CERPEN-CERPEN PUITIK MAROELI”

Generasi Baru Wanita Sastrawan Bali Modern

I Nyoman Darma Putra *
balipost.com

DUNIA sastra Bali modern dewasa ini menyaksikan munculnya pengarang generasi baru. Pengarang generasi baru ini adalah penulis-penulis wanita. Mereka adalah Anak Agung Sagung Mas Ruscitadewi (Denpasar, lahir 1965), I Gusti Ayu Putu Mahindu Dewi Purbarini (Tabanan, lahir 1977), dan yang paling muda adalah Ni Kadek Widiasih (Karangasem, lahir 1984). Continue reading “Generasi Baru Wanita Sastrawan Bali Modern”

“Kelainan Jiwa dan Kekuasaan yang Sakit”

Musa Ismail
http://www.riaupos.com/

(Analisis Novel Megalomania karya Marhalim Zaini)

Megalomania merupakan novel kedua Marhalim Zaini yang memenangi Penghargaan Utama Ganti Award setelah Getah Bunga Rimba. Dari segi estetika bahasa, Megalomania agak tertinggal jauh dari Getah Bunga Rimba. Secara harfiah, megalomania adalah suatu kelainan jiwa yang ditandai oleh khayalan tentang kekuasaan dan kebesaran diri (KBBI, 2002:727). Continue reading ““Kelainan Jiwa dan Kekuasaan yang Sakit””

Bahasa »