TARIAN DI BUKIT CINTA 1
Untuk sementara
Aku menyebutmu Efa
Meski aku tahu
Itu bukan namamu
Bukan apa-apa Adik
Di luar amat banyak cincong dan hardik
Hingga angin seperti tak bertuan Continue reading “Puisi-Puisi Kuswaidi Syafi’ie”
Puisi
TARIAN DI BUKIT CINTA 1
Untuk sementara
Aku menyebutmu Efa
Meski aku tahu
Itu bukan namamu
Bukan apa-apa Adik
Di luar amat banyak cincong dan hardik
Hingga angin seperti tak bertuan Continue reading “Puisi-Puisi Kuswaidi Syafi’ie”
Di Borobudur
aku membaca jejak sidartha
di antara pekat hitam batu-batu
langit mengirim tangkaitangkainya
mengering di tubuh kami
yang basah
riuh perjalanan pun menjadi
relief baru yang memahat
cadas tua penangkas waktu Continue reading “Puisi-Puisi Mutia Sukma”
http://sastrakarta.multiply.com/
CATATAN LUKA
Aku sudah lupa
sejak kapan kemarau
berjalan bagai macan
mengaum melelehkan api
di atas bumi.
Panas yang diperpanjang
mengelupaskan kerak bumi Continue reading “Puisi-Puisi Ulfatin Ch”
jawapos.com
Satu Sampai Enam
(1)
ada yang menenteng lampion, menunggumu. ”sebentar lagi festival musim semi.
tetapi belum ada yang mengirim salam.” tampak bunga-bunga mei hwa
berselaput salju palsu. rupanya semua musim sudah tidak jelas.
siapa yang telah memainkan mereka?
”ada dalangnya!” tambur terus ditabuh. barongsai tak tahu harus mengedipkan
mata ke sebelah mana. kalau begitu siapa wayangnya? Continue reading “Puisi-Puisi Lan Fang *”
korantempo.com
HOLOGRAM
Dari berkas cahaya
yang mungkin tak ada,
kulihat kau:
sebuah hologram,
srimpi tak berjejak,
dari laser yang lelah
dan lantai
separuh ilusi. Continue reading “Puisi-Puisi Goenawan Mohamad”