Stasiun Akhir
sebantal kita rebah
satu tuju satu arah
panggul kereta waktu
lajukan ruang lajukan lalu
berpeluk kita pantang
berpandang kita petaka Continue reading “Puisi-Puisi Samsudin Adlawi”
Puisi
Stasiun Akhir
sebantal kita rebah
satu tuju satu arah
panggul kereta waktu
lajukan ruang lajukan lalu
berpeluk kita pantang
berpandang kita petaka Continue reading “Puisi-Puisi Samsudin Adlawi”
Cakra
tibatiba aku yang tenggelam di mata sedihku tertawa
dengan nafas masih detak
urat nadi belum putus
kupahami kehidupan mempunyai jalan hidupnya sendiri
biar saat itu mata dibenturkan dengan beriburibu kedukaan
yang bahkan hutan-hutan api melingkar, berkobar
dengan lidah api siap membakar setiap jengkal langkah Continue reading “Puisi-Puisi Imron Tohari”
http://www.surabayapost.co.id/
Ode Bagi Hutan
bukan semak
tanpa ada pilihan jalan lain
meski rimbun pohonan
jadi peneduh sepanjang perjalanan
namun akar yang berserak
bersaudara dengan ular
dan kalajengking Continue reading “Puisi-Puisi Dwi S. Wibowo”
Beras Merah – Beras Putih
catatan selamat makan siang
Makanlah, nak
meski ibu tak pandai menanak
nasi ini tetaplah nasi
meski perutmu terisi seencer bubur
Nak, bapak bukanlah tengkulak
tanah yang dibajak hanya milik para ningrat Continue reading “Puisi-Puisi Fajar Alayubi”
Jombang-Malang
desak
saling berdesakan
menaiki bus menuju kepulangan
jalan berkelok serta berbukit
tubuh saling senggol dan pegangan
bersitatap aku dan kamu
dalam tanya merahasia tentang diri Continue reading “Puisi-Puisi Denny Mizhar”