Rumah Pramoedya Ananta Toer di Blora

Akan Direvitalisasi dan Dijadikan Museum Sastra
Rifqi Gozali

Rumah sederhana yang terletak di ujung Jalan Sumbawa Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora itu kini masih berdiri kokoh. Rumah itu merupakan rumah tinggal Pramoedya Ananta Toer masa kecil.

Kini pemerintah berencana akan merevitalisasi tempat di mana penulis ‘Arus Balik’ itu menghabiskan masa kecilnya. Continue reading “Rumah Pramoedya Ananta Toer di Blora”

Blora menuju Kota Sastra di Rumah Pramoedya Ananta Toer

Sarasehan Budaya
jateng.tribunnews.com

Kabupaten Blora memang memiliki kekayaan budaya. Selain dikenal dengan sebutan Kota Sate, Kota Barongan dan Kota Jati, Blora tidak lama lagi akan dikenal sebagai Kota Sastra.

Bukan tidak mungkin, Blora akan disebut sebagai Kota Sastra karena disinilah lahir sastrawan besar dunia yang telah banyak mengeluarkan karya. Continue reading “Blora menuju Kota Sastra di Rumah Pramoedya Ananta Toer”

Catatan Kurator: Jejak Kritik Sastra

Maman S Mahayana

Selalu! Menghimpun sebuah antologi bersama dengan ragam dan tema apa pun, problemnya jatuh pada perkara pilihan. Tambahan pula, jika jumlah karya tidak berkutik ketika berhadapan denganketentuan halaman, maka segalanya mesti dipikirkan kembali, dipertimbangan keterwakilannya dengan tetap menjaga tema yang hendak dikedepankan. Jadi, begitulah! Pilihan mesti dijatuhkan, dan pemuatan karya terpaksa bernegosiasi dengan jumlah halaman. Itulah yang terjadi dalam penyusunan antologi esai ini. Maka, selalu, di sana-sini, ada yang luput, tercecer, dan tenggelam.Seperti nasib sebuah kamus, ia ditakdirkan untuk tidak lengkap! Continue reading “Catatan Kurator: Jejak Kritik Sastra”