KENORMALAN LAMA

Aprinus Salam *

Tempo hari, terutama sebelum pandemi, segala hal yang berbau penormalan dan kenormalan biasanya tidak saya terima begitu saja. Banyak hal yang masih harus dipertanyakan; itu kenormalan bagi siapa, untuk siapa? Siapa yang diuntungkan dan yang dirugikan dalam kenormalan itu. Kenormalan selalu dalam satu versi tertentu yang menghendaki situasi dan kondisi seolah dianggap normal. Continue reading “KENORMALAN LAMA”

KEINDAHAN-KEELOKAN JAWA DALAM SASTRA (3)

Djoko Saryono *

/1/
Sebagai estetika kemapanan, keselarasan, dan kebersamaan, estetika Jawa kurang atau malah tidak mengedepankan jarak estetis. Yang diutamakan dalam keindahan dan keelokan menurut rasa manusia Jawa bukanlah tegangan estetis, melainkan keleburan atau keluluhan yang menimbulkan kenikmatan tanpa pamrih. Dari sini jelaslah bahwa keluluhan atau keleburan menjadi dasar estetika Jawa. Continue reading “KEINDAHAN-KEELOKAN JAWA DALAM SASTRA (3)”

Kepastian Sains dan Pencarian Kebenaran

Lukas Luwarso

Menarik membaca esai Goenawan Mohamad (GM) tentang “Sains dan Masalah-Masalahnya”, menanggapi tulisan AS Laksana, “Sains dan Hal-Hal Baiknya.” Uraian GM membawa saya, peminat sains dan filsafat, ke perdebatan nostalgic wacana intelektual paruh pertama era 1900-an. GM memanggil nama-nama filsuf besar, seperti Edmund Husserl, Martin Heidegger, dan Karl Popper untuk menegaskan posisi sentimennya pada sains. Continue reading “Kepastian Sains dan Pencarian Kebenaran”