“Kakaren” Simposium Kritik Sastra

Achdiat K. Mihardja

Kakaren adalah kata Sunda. Artinya ‘sisa’, ‘yang tertinggal’, ‘restantjes‘ kalau kata Belandanya. Dan sufiks diminutif ‘tjes’ itu memang esensial, sebab kakaren (boleh diindonesiakan menjadi “kekaren”) semata-mata merupakan sisa-sisa makanan yang tertinggal sesudah pesta makan selesai. Sisa itu dikumpulkan untuk dimakan besoknya, atau dibuang ke tempat sampah. Continue reading ““Kakaren” Simposium Kritik Sastra”

Amarah Burung Hong

Rinto Andriono *

Tuhan Yang Maha Cantik, sertai aku dalam membatik, hidupkan hawa warna dalam kain. Nyalakan bara pada tungku, lunturkan malam yang liat dan yang rapuh. Pulaskan warna daun jati sebagai alasnya, seduhkan warna teh untuk batangnya, baurkan sepat akar manggis sebagai daunnya, bubuhkan kunyit dan jenitri untuk bunganya. Aku butuh ilalang bersinar untuk burungnya dan daun putri malu mengalun merdu untuk sayapnya, yang bergetar ringan mengambang mengimbangi bumi, untuk menghirup sari bunga yang manis, simbol harmoni di tiga negeri! Continue reading “Amarah Burung Hong”

10. Cerita Mini Karya Ahmad Yulden Erwin *

1. FANTASI?

Dunia begini tertib, begini teratur—semua sudah dirancang. Tubuhmu, terlebih pikiranmu (betapa pun bebas kau merasa bisa menentukan pilihan), tetap tak bisa keluar dari rancangan para pembuat “selera” itu. Malangnya, serupa Syshipus yang berfantasi sedang menggelindingkan sebutir apel merah, kau berpikir semua akan baik-baik saja dan, sungguh ironi, kau berupaya tetap merasa bahagia. Continue reading “10. Cerita Mini Karya Ahmad Yulden Erwin *”

Cerpen sebagai Karya Kritik

Budi Hatees

Kritikus adalah kaum yang pantas dicurigai. Mereka suka diberi label luar biasa, kalau tidak memberi label pada dirinya sendiri maupun orang lain.

“Siapa yang mengatakan kamu kritikus?” Seseorang di gedung pengadilan bertanya kepada Adinan, tokoh dalam cerpen berjudul “Kritikus Adinan” karya Budi Darma. Pertanyaan itu tidak bisa dijawabnya. Ia sendiri tak tahu persis, tiba-tiba saja semua orang memanggilnya dengan tambahan kritikus di depan namanya. Tapi, Continue reading “Cerpen sebagai Karya Kritik”