Mahasiswa China Belajar Sastra Indonesia

Sugiarto
http://suaramerdeka.com/

Rektor Universitas Ahmad Dahlan, Drs Kasiyarno H Hum mengaku senang dan bangga karena Bahasa Indonesia sangat disukai dan disenangi oleh mahasiswa di Negeri Tirai Bambu.

Buktinya 37 mahasiswa Guangxi University for Nationalities, mulai belajar Program Studi Sastra Indonesia di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. ”Mereka ini nantinya akan belajar Sastra Indonesia,” kata Kasiyanto saat menerima mahasiswa asal China di ruang pertemuan Fakultas Sastra Universitas Ahmad Dahlan, Jalan Pramuka, Yogyakarta, Rabu (2/9). Continue reading “Mahasiswa China Belajar Sastra Indonesia”

In Memoriam “Si Burung Merak” Pemberontakan Seru Sepanjang Waktu

Triyanto Triwikromo
http://suaramerdeka.com/

SEPANJANG 1989-1990 wartawan Suara Merdeka, Triyanto Triwikromo tinggal di rumah milik WS Rendra dan mengintip latihan Bengkel Teater. Setahun terakhir Rendra bekerja sama dengannya untuk menerbitkan Maestro Sastra dalam Seni Rupa dan mengajak menjadi ?pemberontak?. Berikut kisah-kisah pertemuan-pertemuan terakhir mereka sebelum Si Burung Merak wafat.

?Sungguh, kita harus menyelamatkan Mas Willy. Bagaimana pun caranya kita harus ke Singapura. Saya tak bicara sebagai istri…saya bicara sebagai orang Indonesia yang harus menjaga makna Mas Willy bagi bangsa ini,? kata Ken Zuraida, istri Rendra dalam percakapan lewat telepon, 30 Juni lalu. Continue reading “In Memoriam “Si Burung Merak” Pemberontakan Seru Sepanjang Waktu”

Haruki Murakami: Pemberontak Sastra Jepang

Pernah dimuat di suplemen Ruang Baca Koran Tempo, Feb 2003

SUATU kali saya meminjam dua buku dari sebuah perpustakaan di Tokyo, Beauty and Sadness karya Yasunari Kawabata dan A Wild Sheep Chase karya Haruki Murakami. Dalam buku Kawabata, novelis Jepang yang pertama meraih Nobel Sasta pada 1968,saya bertemu keindahan formal yang menjadi ciri literatur Jepang masa pascaperang.Kuil yang eksotik dengan taman lumut yang teduh, kimono sutra yang elegan, upacara minum teh yang khidmat, geisha berpupur putih yang terampil meramu pembicaraan memikat dengan tamunya. Sebuah dunia yang halus dan penuh aroma nostalgik seperti mimpi yang indah. Continue reading “Haruki Murakami: Pemberontak Sastra Jepang”

Orde Mutu

D. Zawawi Imron *
jawapos.com

Tidak dapat dimungkiri, pada masa Orde Baru yang disebut Orde Pembangunan banyak sekali gedung yang dibangun untuk rakyat. Di antara gedung-gedung itu pasti banyak yang kualitasnya nomor satu. Buktinya, meski dibangun beberapa puluh tahun lalu, tetap gedung-gedung itu kukuh bertahan hingga kini.

Ada terminal, dermaga, gedung sekolah, dan lain-lain. Bangunan-bangunan tersebut bertahan lama seperti itu karena ada upaya menjamin mutu. Harga dan kualitas barangnya berimbang. Continue reading “Orde Mutu”

Bahasa ยป