Nyanyian Seribu Bulan

Abidah El Khalieqy*
http://www.jawapos.com/

Mungkin Hawa namanya. Tak penting! Ia datang setiap malam tanpa salam. Mencari lubang da?lam pori-pori kulit ini. Berumah da?lam tulang dan menjadi ombak di samudera hati. Ada Ken De?des di betis mulusnya. Ada Roro Jonggrang di mata beloknya. Ada De?wi Yunani di senyum bibirnya. Ada Fatimah ber?bunga-bunga di rambutnya. Ia tegak berdiri dan mencera?cau dalam kepalaku. Selalu. Tak kuasa aku menampiknya. Berminggu malam sudah. Berbulan dan tahun mengabadi dalam is?tana kesendirianku.

”Maaf, karena telah kerasan!” Ia girang menyapa. Continue reading “Nyanyian Seribu Bulan”

Hermeneutika Sakra yang Membebaskan

Ridwan Munawar*
http://www.jawapos.com/

TANDA tanya di ujung judul buku ini menyimbolkan tantangan sekaligus telaah kritis dari seorang pe?mikir muslim garda depan asal Me?sir, Hassan Hanafi, terhadap ke?berlangsungan dan dialektika tradisi ilmu-ilmu tafsir Alquran sebagai sistem hermeneutika khusus (her?meneutica sacra), yang tidak lain adalah urat nadi pertumbuhan ke?budayaan dan peradaban umat Islam. Kritik Hanafi itu ibarat kapak ber?mata dua. Yang satu dia arahkan pada kejumudan pola diskursus tafsir klasik Islam, sedangkan yang kedua diarahkan pada diskursus orientalisme yang banyak mengarah pada bentuk-bentuk pemaknaan yang sangat politis dan riskan. Continue reading “Hermeneutika Sakra yang Membebaskan”

Bahasa ยป