Menafsir Perang

Ibnu Rusydi
korantempo.com

Sejumlah perupa mengangkat hal perang. Mereka berangkat dari puisi.

Enam hantu prajurit berbaris. Empat hantu membawa genderang dan lainnya membawa bedil. Tak ada tubuh, hanya pakaian prajurit Jawa dengan pengaruh kolonial, seperti topi, enam pasang sepatu lars, dan panji-panji. Tetabuhan genderang terdengar dari barisan hantu itu. Continue reading “Menafsir Perang”

BERGURU MENULIS PADA ZAKIAH DARAJAT

Sutejo
Ponorogo Pos

AL-Jahizh pernah berkata, “Barangsiapa yang ketika membeli buku tidak merasa lebih nikmat daripada saat membelanjakan hartanya untuk membeli hal-hal yang diinginkan; atau tidak melebihi ambisi para hartawan untuk membangun bangunan, maka sesungguhnya ia belum mencintai ilmu. Pembelajaannya tak akan bermanfaat hingga ia lebih mengutamakan membeli buku, seperti seorang Arab Badui yang lebih mengutamakan susu untuk kudanya daripada keluarganya. Hingga ia sangat berharap untuk memperoleh ilmu seperti halnya orang Arab tadi sangat mengharapkan kudanya.” Continue reading “BERGURU MENULIS PADA ZAKIAH DARAJAT”

Menggugat Sejarah Indonesia **

Judul Buku : Membongkar Manipulasi Sejarah Indonesia; Kontroversi Pelaku dan Peristiwa
Penulis : Asvi Warman Adam
Penerbit : Kompas, Jakarta
Cetakan : I, 2009
Tebal : xi + 257 halaman
Peresensi : MG. Sungatno *
Koran Jakarta, 5 Agu 2009

Tanggal 17 Agustus 2009 tinggal sebentar lagi. Artinya, hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-64 pun akan berlangsung. Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, pada tanggal 17 nanti, kita akan menemukan acara-acara bertema reflektif. Continue reading “Menggugat Sejarah Indonesia **”

Bahasa »